*Nicholas*
Fucking shit!
Gue dengan langkah tegap dan cepat berjalan menuju mobil gue yang terparkir dengan sempurna di parkir VIP didepan hotel bintang 5 itu.
Langit mulai nampak gelap, mungkin karena sudah mulai malam atau akan ada hujan badai besar yang datang. I don't fucking care. Gue menggenggam erat file yang Rhea kasi ke gue dan emosi gue campur aduk gara-gara ini. Darimana Rhea bisa tau ini tapi gue enggak?! Brengsek!
Gue masuk ke mobil dan tanpa aba-aba gue memacu mobil gue tiba-tiba yang sukses membuat orang disekitar mobil gue kaget dan hampir tertabrak.
BRRRUUUUMMM
BRRRUUUMMMM
Saking eratnyanya gue yang menggenggam steering wheel buku-buku jari gue mulai memutih pacu mobil gue dengan kecepatan tinggi membelah jalanan kota New York. Gue harus gerak cepat
Gue pulang dan disambut Maria yang menyambut gue dengan senyum layaknya ibu menyambut anaknya pulang
"Nicholas"
"Dimana Mia?"
Maria terdiam sejenak, seperti memikirkan jawaban apa yang harus dia kasi ke gue. Apakah sebuah kebohongan atau kebenaran. Gue mulai merasa ada yang gak beres dan dengan sedikit keras gue panggil Maria lagi
"Maria"
"Dia sedang tidak ada dirumah. Ayo, aku sudah siapkan kopi kesukaa..."
Apa? Dia pergi? Kemana? Sama siapa? Kapan gue kasi dia kebebasan untuk pergi seenaknya dari rumah ini. Apa dia pergi sama Travis
"Pergi kemana dia?"
"Ituu..."
"Kemana?" gue mulai gak sabar tunggu jawaban Maria. Baru kali ini dia seperti ini dan gue tau Maria pasti coba untuk berbohong ke gue
"Sudahlah, pergi dari sini"
Maria hanya menunduk dan menganggukan sedikit kepalanya dan perlahan-lahan dia pergi menjauh ke arah dapur. Gue lepas jas gue dan gue lempar ke sofa diruang tamu
"Nicholas"
Suara lembut Maria memanggil gue dan sukses membuat gue menengok ke arahnya
"Apapun yang terjadi, semarah apapun dirimu pada Mia, tolong jangan buat dia menangis lagi"
Setelah berkata seperti itu, Maria langsung berlalu, tubuhnya menghilang dibalik dinding dapur. Kenapa Maria seperti itu? Apa dia mendukung Mia dan berbalik menentang gue?
Gue tunggu mereka di ruang tamu, gue duduk di sofa single kesayangan gue dengan kaki yang satu ditekuk.
Travis bawa Mia gue pergi? Sejak kapan dia berani sentuh atau ikut campur dengan perempuan gue? Apa Travis suka sama Mia?
Lamunan gue buyar ketika gue denger dari luar suara mobil yang cukup familiar. Pasti itu mobil Travis dan benar aja, gue mulai mendengar sayup-sayup suara gelak tawa antara wanita dan pria yang begitu bahagia yang semakin lama semakin terdengar. Pintu putih besar itu terbuka dan.......yap......
Mia pulang dengan Travis
Wajah Mia bahagia banget, sumringah dan gue gak suka! Kenapa Mia bisa sesumringah itu ketika dengan Travis?!
Wajah Mia tertoleh ke samping natap wajah Travis dengan senyum sumringahnya, tawanya begitu cantik, matanya bersinar bahagia. Tapi kenapa harus Travis?
Pandangan Travis mengarah ke gue dan seketika wajahnya menegang dan seketika itu juga Mia terdiam, tak lagi tertawa
Gue berdiri dengan kedua tangan gue masuk di saku celana untuk menyambut mereka
KAMU SEDANG MEMBACA
THE TEMPTATION (21+)
Romance🔞🔞🔞🔞 3/4 dari buku ini isinya 21+ 🔞🔞🔞🔞 Read at your own risk Nicholas Payne, laki-laki maskulin, cerdas dan sangat tampan, berusia 27 tahun pemilik club malam terbesar di Amerika, pemilik perusahaan penyewaan tentara bayaran, The Punisher da...
