Kevin
Mia berdiri tepat di depan gue sekarang, she is something else. Dari matanya terlihat kegigihan dan keberanian. Apa ini karena apa yang sudah dia lalui? Apa memang Mia terlahir dengan keberanian yang besar? Mia, you are adorable pretty little girl.
"Saya tentu akan kasi tau kamu, tapi gak sekarang. Ada banyak hal yang harus lakukan untuk menyiapkan kamu..."
"Tunggu, maksud kamu apa?"
Aduh. Gak seharusnya gue ngomong itu. Sialan
"Kevin! Jawab!" suara Mia agak meninggi, tatapannya makin lekat di mata gue. Mia cantik, pantas Nicholas sembunyiin dia dan gak mau ada orang didunia tau. Tapi apa hanya karena Mia itu cantik? Seorang Nicholas pasti bisa dapatin hampir semua wanita cantik didunia ini. Apa karena hal "itu" Nicholas "jaga" Mia.
Ditengah-tengah perang tatap antara gue dan Mia. Siapa sangka, salah satu asisten rumah tangga gue bisa jadi salah satu penyelamat gue saat ini.
"Permisi Tuan, ada telfon dari Hans. Dia telfon ke ruang kerja Tuan"
Syukurlah, gue bisa kabur sekarang.
"Tunggu disini. Saya terima telfon dulu. Jangan lupa habiskan makananmu, okay?"
Gue buru-buru meninggalkan ruang makan, sebelum Mia bersabda. Sesaat sebelum gue berbelok meninggalkan ruang makan, gue menengok ke belakang dan Mia masih saja disana. Wanita ini keras kepala juga
"Makan Mia. Please"
Gue berjalan cepat ke arah kantor. Telfon dikantor punya saluran khusus dan hanya dipakai dalam keadaan khusus juga. Kali ini Hans pasti punya alasan yang bagus untuk ini
"Hans?"
"Bos, ada berita"
Gue duduk di kursi kerja gue, bersiap mendengarkan apa yang Hans punya. Hans udah kerja untuk keluarga gue lebih dari 15 tahun. Ini berawal dari almarhum bokap gue pekerjakan dia jadi bodyguard, dan begitu bokap gue meninggal, dia janji ke bokap untuk tetap setia kerja sama gue. Hans berulang kali menyelamatkan nyawa gue dan gue berhutang budi besar ke dia, jadi apapun informasi yang Hans punya, pasti sesuatu yang harus gue tau dan keadaannya darurat.
"Nicholas baru saja bunuh dan bakar gudang Allan. Badan Allan terbakar habis, tapi dari hasil otopsi, dia mati karena ditembak, bukan karena terbakar"
"Okay. Terus pantau pergerakan dia, dan jangan sampai dia tau kalau gue yang...."
Dari luar gue mendengar huru-hara, suara Mia yang beradu argumen dengan bodyguard gue dan tiba-tiba pintu kantor gue terbuka.
"Gue telfon lagi nanti. Hati-hati dan terus pantau"
Mia jalan cepat ke arah gue dengan wajahnya yang agak marah, tapi lucu. Wanita ini beda, walaupun gue baru kenal dia beberapa hari.
"Kevin! Aku gak mau main-main. Kasi tau aku sekarang!"
"Apa yang mau kamu tau?"
Raut wajah Mia berubah dari marah menjadi ekspresi are you fucking joking me?. Aku nyaris tertawa lihat perubahan raut wajah Mia yang begitu mendadak. Lucu dan imut
"Kamu lupa? Okay, kenapa kamu ingin menyelamatkan aku? Selamatkan aku dari siapa?"
Gue beranjak berdiri dari kursi duduk gue dan sekarang gue berdiri sejajar didepan Mia
"Nicholas" jawab gue pendek
"Kenapa?"
"Karena kamu gak boleh ada didekat dia?"
KAMU SEDANG MEMBACA
THE TEMPTATION (21+)
Romance🔞🔞🔞🔞 3/4 dari buku ini isinya 21+ 🔞🔞🔞🔞 Read at your own risk Nicholas Payne, laki-laki maskulin, cerdas dan sangat tampan, berusia 27 tahun pemilik club malam terbesar di Amerika, pemilik perusahaan penyewaan tentara bayaran, The Punisher da...
