Joss baru menyadari Madam Gee bukanlah nama asli ketika untuk ketiga kalinya ia mengunjungi bar 3 lantai dimana lantai paling atasnya adalah area pribadi, milik alpha yang ia tiduri beberapa malam silam. Gee diambil dari nama bar yang terpampang di dinding tepat di pintu masuk.
Segala sesuatu di bar itu sepertinya tidak suka dengan nama asli. Pemilik Bar jelas tidak bernama Gee karena nama itu aneh, tidak mungkin orang tua pemilik bar memberi nama sependek itu.
Alpha yang ia tiduri juga bertingkah misterius dengan tidak memperkenalkan diri walaupun akhirnya ia mengetahui identitas lengkap pria itu, bahkan informasi yang ia dapat terhitung terlalu banyak.
Malam itu Joss duduk di satu sudut bar, menunggu 'pria misteriusnya' datang. Janji temu masih 20 menit lagi tapi ia datang setengah jam lebih cepat.
Joss Wayar punya banyak waktu itu.
"Mau kutemani minum, alpha?" Sapa seorang pria mungil dengan rambut pirang. Perawakan kecilnya terlihat cocok dengan rok mini berpadu dengan croptop yang memperlihatkan bagian pinggang dan perut.
Tidak buruk, tapi Joss datang untuk sesuatu yang lebih besar daripada omega penggoda setengah telanjang.
"Aku menunggu seseorang," tolak Joss tegas. Ia sengaja tidak bernada ramah agar omega itu cepat pergi.
"Aku bisa menemanimu sampai temanmu datang." Si rok mini tak mau menyerah, sambil mengedip ia memberi seulas senyum termanis.
"Aku tidak butuh ditemani," Joss berharap si rok mini cukup pintar untuk mencerna penolakannya. Ia tidak pandai beramah-tamah.
Dengan wajah cemberut si rok mini meninggalkan meja Joss.
"Kamu tidak suka omega?" Tanya itu datang dari orang yang Joss tunggu.
Joss memandanginya lebih cermat, mencari bagian dari wajah itu lalu menyandingkannya dengan wajah Raja dan Tuan Kana. Joss menemukan aura teduh milik Tuan Kana si mata Alpha itu, dan siapapun akan setuju pria di hadapan Joss yang kini sedang menuang minum berwajah blasteran, sama halnya dengan sang Raja.
"Kamu belum menjawab pertanyaanku."
"Ketidaksukaanku tidak merujuk pada jenis mereka." Jawab Joss mengambil gelas yang Gawin tuangi minuman.
"Lalu?" Desak Gawin.
"Hanya tidak suka saja."
"Kupikir kamu memang tidak menyukai omega karena kamu terdengar sangat berpengalaman terhadap seorang alpha." Kata Gawin.
"Karena aku tidur dengan mereka, aku harus mencari tahu agar bisa berhati-hati. Aku tidak ingin membunuh siapapun. Ngomong-ngomong, Siapa namamu?" Joss hanya ingin tahu apa dia akan mendapat nama palsu atau tidak.
"Gawin Caskey."
Joss tersenyum tipis mendengar marga Caskey. Ia sempat berpikir bahwa ia akan mendapat nama palsu meski Caskey juga merupakan kebohongan, kalau Off tidak salah informasi.
"Nama yang bagus." Puji Joss tanpa niat.
"Itu bahkan nama asliku." Keluh Gawin, tampak menyesal.
"Jadi apa yang tuan misterius kita inginkan Sampai menghubungi teman kencan semalamnya lalu memberikan nama asli?" Akhirnya sampai pada topik yang memenuhi kepalanya.
"Apa kesibukanmu? Apa kamu bekerja?" Tanya Gawin.
"Tentu saja aku bekerja. Bagaimana aku bisa hidup kalau aku tidak punya uang untuk membeli makan?"
"Bukan, maksudku apa malam itu adalah bagian dari pekerjaan? Semacam menjual jasa?" Jelas Gawin.
Tentu Joss heran.
KAMU SEDANG MEMBACA
Fall For You
Fanfiction"kalaupun kita saling mencintai, apa darah yang mengalir di tubuh kita bahkan merestui?" Visual dan nama dari semua tokoh diambil hanya untuk kepentingan cerita yang bersifat fiksi, tidak ada hubungannya dengan kehidupan nyata apalagi bermaksud menj...
