Soplak semua

349 14 2
                                        

"Astagfirullah makhluk macam apa ini," ucap Beni terkejut.

Kenzo dan Beni mereka berdua sontak sama sama terkejut melihat penampilan Serin yang tidak seperti biasanya. Serin kini memakai bibir yang merah merona bak seperti mak mak rempong dan memakai riasan pernak pernik diwajahnya.

"Kalian kenapa liatin aku kayak gitu? Jangan jangan kalian telpesona sama aku ya..." ucap Serin dengan percaya diri akan hasil riasannya itu.

Padahal dalam hati mereka "amit amit jabang bayi lanang wedok."

"Siapa yang make up in?" tanya Kenzo penasaran.

"Aku dong siapa lagi, tapi dibantuin kak Angel dikit sih," jawab Serin sambil terkekeh. 

flashback on

"Bawain jajan aku dulu. Kamu tungguin disini ya. Aku mau ke Kak Angel sebental aja." Setelah Serin memberikan makanannya pada Melati, ia langsung berlari kecil menemui Angel.

"Hi Kak Angel," sapa Serin telah berada dihadapan Angel.

"Oh hai Serin," sapa balik Angel.

"Ya ampun kakak cantik banget. Bibil kakak melah melah, telus dipipi kakak juga dikasih walna," puji Serin kagum melihat Angel kecil kecil sudah menjadi duta make up. Andai dirinya seperti Angel mungkin satu kelas akan terpesona melihat nya, terkecuali Kenzo! Serin ogah tebar pesona kepada anak itu. Lagi pula Kenzo bukan tipe nya.

"Kamu mau?"

Mata Serin langsung terbinar mendengar itu, ia tersenyum dengan menunjukan deretan giginya, "iya kak, Selin mau."

Angel lalu memberikan alat make up nya pada Serin. Serin langsung memberikan warna pada bibirnya.

"Nah udah bagus itu Serin. Kamu pinter make up juga ya," puji Angel membuat gadis itu besar kepala.

"Ah Kak Angel bisa aja. Kak yang dipipi enaknya walna apa ya? Kakak bantuin aku pilih dong bial cantik kayak kakak."

Angel menunjuk warna yang tidak terlalu mencolok namun terlihat elegan jika dipakai. "Ini aja warna peach."

"Oke." Serin mengoleskan warna tersebut pada pipinya, namun ia tidak puas dengan hasil nya. Karena warna tersebut tidak terlalu terlihat, Serin ingin warna yang mencolok sehingga teman temannya bisa melihat nya.

"Kenapa?" tanya Angel.

"Selin gak suka walnanya, gak kelihatan jadinya. Selin pengen yang telang bial masa depan Selin juga telang hehehe."

Angel menepuk jidat nya sendiri. "Jangan yang terang terang, nanti kamu kena omelan guru loh," nasihat nya.

"Iya sih tapi nanti juga Selin hapus kok."

"iya deh terserah kamu. Kamu pake aja sesuka kamu." 

Sesuai ucapan Angel, Serin boleh memakai sesuka hatinya. Ia mengoleskan warna yang terang terang pada bagian pipi dan kelopak matanya. Angel melihat hal tersebut hanya bisa menelan ludahnya melihat riasan Serin diluar nalar.

"Serin udah jangan tebel tebel kamu nanti kena marah," ujar Angel khawatir, ia tidak menyangka gadis itu akan menggunakan make up nya secara berlebihan.

MAS EDO Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang