17.aku-kamu!

22.8K 1K 3
                                        

HI READERS!

LEGA BANGET UDAH SELESAI BAGI RAPORT
AND UNTUNG PERINGKATNYA MENETAP KALO NGGA MUNGKIN NI HP DISITAA😵⚡

KALIAN GIMANA?
UDAH BAGI RAPORT?
KALO UDAH NILAINYA MEMUASKAN GAA?

Eh maap malah curhat and kepo

HAPPY READING!

_-_-_

    Pukul 06.12 Terlihat satu gadis yang duduk dikursi rias dan satu lagi mendandan rambut gadis yang duduk.

"Azel Lo kan udah putus jadi bantu gue biar ga jadi tunangan jugaa lahh," pinta Azura pada Azela yang sedang mencoba mendandan rambut Azura.

"Iya. Tapi gue ngerasa ga rela," batin Azela.

"Ya elahh Lo tinggal bilang Lo mau bebas ngga mau tunangan," ucap Azela, beda diluar beda didalam nih si Azela.

"Ga semudah itu Ferguso!"

"Ya trus watashi kudu ottoke kakaku tercintah Ter muah-muah?"

"Gue tau!" lanjut Azela tiba-tiba.

"Apa?" tanya Azura.

"Gimana kalo Lo bilang ke mama papa kalo Lo udah ada cowok?" tanya Azela.

"Ya kalo itu harusnya dari kemaren gue bilangnya! Ini udah tunggu ditetapin kapan tunangannya."

"Ya, Lo kemaren sok sokan bilang iya."

"Trus gimana dong?"

"Udah pake cara yang gw bilang tadi, bilang kalo ingatan Lo soal itu baru pulih dimana sebelum kelas sebelas Lo udah ada pacar," jelas Azela.

"Nah iya maciiii adee," ucap Azura yang telah selesai didandan Azela.

"Yuk sarapan," ajak Azura.

"Yukk"

Mereka keluar dari kamar itu menuju dapur untuk sarapan.

"Eh tumben ga telat," sindir Meysa.

"Telat salah ga telat salah," cibir Azela.

"Udah udah sini makan biar ada tenaga berantamnya," lerai Rafa bercanda.

"Papa!"kesal Meysa.

"Awas Loh pah? Ntar ga dikasih jatah sama mama," balas Azela.

"Nah denger tuh pah! Hayoloh nanti tidur diluar," ucap Azura.

"Jangan dong maaf ya ma, sini mama yang cantik duduk," ajak papa Rafa membuat twins a tertawa.

⋆ ̊ ⋆୨♡୧⋆ ̊ ⋆

Kini twins a sudah sampai di sekolah, bersamaan dengan kedatangan kevya dan menuju kelas bersama.

"Rara!" panggil seorang laki-laki membuat tiga gadis itu menghadap kebelakang.

"Itu si Karel kan?" tanya Azela yang melihat lelaki itu mendekat.

"Makin pengen deh gue batalin pertunangannya," gumam Azura.

"Bareng ya kekelas soalnya kelas aku lewat dari kelas kamu," ajak Karel membuat Azela dan Kevya bergidik ngeri.

"Bjir lah fuck kata gue teh," batin Azura yang ingin lari.

"jirr udah aku-kamu aku-kamu aja," gumam Kevya dengan menahan tawa.

"Haha e-engga usah, Lo luan aja gue bareng Azela sama Kevya." Azura tawa garing, ia menggaruk kepalanya yang tak gatal karena ia tidak tau harus bagaimana.

"Aku-kamu Ra," tekan Karel membuat Azura ingin mecakar wajah tampan ini.

"E-eh iya aku sama mereka aja kamu luan," ucap Azura.

"Yaudah, aku pergi ya Ra," pamit Karel membuat Azura bernafas lega.

"Lo Luan aja gue bareng mereka?" tanya Azela mengejek Azura.

"Aku-kamu an zel," tekan Kevya menirukan perkataan Karel tadi, lalu mereka tertawa terbahak-bahak.

"Woilah malu sendiri gue!" gerutu Azura lalu menarik kedua orang itu kekelas.

Sesampainya mereka di kelas 11 MIPA 2, ternyata ada Lily yang baru saja diantar oleh inti Avlaz. By the way Nia udah dimasukin jadi inti Avlaz yaa.

"Haii ily," sapa Kevya.

"Haii vya," jawab Lily lucu.

"Kalo di liat-liat si Lily ini bukan ppb dehh," batin Azela.

"Tapi, tetap aja dia gatal ke arvel!" batin Azela lagi.

"Gue Luan," ucap Azela lalu masuk dengan sengaja menyenggol bahu Lily.

"Eh maapin Ade Azura ya?" kata Azura.

"Gapapa, dia kan calon kakak ipar Lily?" ucap Lily semangat membuat Azura kaget.

"Ha?" beo Azura tak urung Kevya juga bingung.

"Hehe, Kak arvel itu kakak kandung Lily kakak Lily satu-satunya!" jelas Lily membuat Azura ingin tertawa sedangkan Kevya sudah tertawa membuat Lily bingung.

"S-si Azela cemburu sama adenya, kocak!" ucap kevya disela-sela tawanya membuat Azura ikut tertawa.

Lily yang mendengar itu menjadi tau kalo Azela ketus padanya karna cemburu.

"Jadi calon kakak ipar ngira Lily orang yang deketin kakak?" batin Lily geli.

~Tbc

Ayo ayo di votee kaka-kaka abang-abang biar authornya cemunguttt


Bestie be Twins [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang