17 | Makanan pedas

278 12 0
                                    

"Ish gemes banget sih kamu?, anaknya siapa sih"kata Dareen sambil mencubit pipi chubby Aiden.

"Anakna mom cama dad"balas Aiden.

"Hihihi, muach muach muach"Dareen tak henti-hentinya menciumi wajah Aiden sampai ia geli sendiri melihat tingkah laku mommynya.

"Aduh aden eli mom"tutur Aiden.

"Makanya sapa suruh gemesin hm"ucap Dareen, sedangkan Aiden mengedipkan matanya lucu.

Mereka tak berhenti bermain,hingga matahari akan menghilang yang akan diganti oleh cahaya rembulan.

"Udah sore nih,mandi yuk"ajak Dareen dan dibalas anggukan oleh Aiden.

Dua puluh menitan mereka membersih tubuhnya, sekarang Dareen berada didapur untuk mempersiapkan makan malamnya dibantu dengan sibocil yang duduk santai diatas meja sambil mengedot dan juga beberapa pembantu yang membantunya memasak.

"Cobain deh masakan mom,pasti uenak buanget"kata Dareen sambil menyuapi Aiden makanan yang dimasaknya tadi.

"Huuh mom edas huh huh"teriak Aiden.

"Aduh aduh maaf mom kira ini gak pedas,aduh ini minum dulu sayang"kata Dareen.

"Huh huh api enyak loh mom"kata Aiden.

"Ututu kacian anak mom, kepedasan"ucap Dareen.

Setelah dirasa anaknya tidak kepedasan lagi Dareen melanjutkan acara masak memasaknya,dia tidak akan masak yang pedas-pedas lagi nanti sibocil sakit perut karena mommynya masakin makanan yang pedas-pedas,kan kasihan nanti sibocil.

Hingga berselang beberapa menit kemudian Dareen sudah selesai memasak dan sedang menunggu Edric pulang, begitu juga Aiden.

Satu menit,dua menit,hingga tiga puluh menitan mereka menunggu Edric yang tak kunjung pulang, Dareen sudah mondar-mandir kesana kemari,ia tau betul kalau jam segini Edric sudah pulang biasanya juga kalau pulangnya terlalu malam dia menelfonnya tapi sekarang tidak.

"Mom dad mana?"tanya Aiden.

"Masih kerja sayang, kita makan dulu aja ya"ajak Dareen.

"Nda mau,pengen mam ama dad"balas Aiden dengan menggelengkan kepalanya.

"Emang kamu gak lapar,kita makan duluan biar nanti dad makan sendiri"ucap Dareen.

Dareen terus membujuk Aiden untuk makan tapi Aiden tetap tidak mau dan katanya menunggu dad dulu biar bisa makan bareng,Dareen yang kasihan anaknya sudah lapar tapi tidak mau makan akhirnya ia membujuknya jika dia makan nanti dibelikan mainan.

Akhirnya Aiden makan meskipun tadi sempat menolak karena tidak makan bareng sama daddynya.

"Aaa"

"Udah mom dah kenyang"kata Aiden.

"Tinggal satu suapan aja"kata Dareen.

"Moh"Aiden tetap tidak mau membuka mulutnya.

Dareen pun langsung memakannya dan membawa piring yang kotor untuk ia cuci, Dareen melirik sekilas kearah handphonenya tapi tidak ada notif yang berbunyi.

'Apa dia tidak mau pulang karena ada sibocil,tapikan tadi dia mau menerimanya dan akan merawatnya'batin Dareen.

Dareen membawa Aiden keruang tengah dan menontonkannya film kartun,Dareen tak henti-hentinya memandangi handphonenya.

Jordan

Jor,Ric kemana kok belum pulang.

Dareen mencoba menanyakan kepada tangan kanannya suaminya tapi tidak dibalas,ia juga menelfon suaminya tapi tidak diangkat oleh suaminya,kan tambah khawatir kalau seperti ini.

Mafia × PsichoTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang