26 | lahiran

181 15 0
                                    

Hallo gaess🥳🥳

Hy semuanya maaf ya aku kemarin ga up soalnya kemarin tuh waktuku terlalu padat makanya aku ga bisa up mau nulis aja ga bisa, ga ada waktu senggang buat nulis tapi sekarang udah lumayanlah waktunya ga padat kayak kemarin-kemarin, sekali lagi maaf ya buat readers.😭🙏🏻

Cuss langsung aja dibaca cuyyy🥳





Delapan bulan sudah berlalu tak terasa Dareen mau melahirkan saja hanya menghitung beberapa hari lagi Dareen mengeluarkan anaknya itu.

"Molning mommy.."teriak Aiden.

"Morning to dear muach..muach.."balas Dareen sambil menciumi pipi chubby Aiden.

"Daddynya ga dicium uga.."ucap Edric.

Cup

Dareen mencium bibir merah yang sedikit tebal itu ketika dirinya hendak melepaskan ciumannya tiba-tiba saja tangan Edric menahan tengkuknya agar memperdalam ciuman mereka.

Satu menit hingga tiga menit kemudian Edric tak kunjung melepaskan ciumannya,Aiden yang jengah menatap daddy dan mommynya itu terus ciuman sampai melupakan malaikat kecil mereka yang sudah kesal karena lapar ditambah lagi harus melihat mereka ciuman secara real life.

Plak

Satu geplakan mendarat dikepala Edric,siapa lagi kalau bukan Aiden pelakunya,ia kesal melihat daddynya itu masa' mommynya yang memukul dada bidang Edric karena kehabisan nafas ga dilepasin ciumannya.

Sontak Edric langsung melepaskan ciumannya dan melihat Aiden dengan wajah cengiran nya, sedangkan Dareen masih menghirup udara sebanyak mungkin karena dia udah kehabisan nafas gegara ulah Edric.

Plak

"Huft..kamu nih Ric"ucap Dareen sambil memukul lengan Edric.

"Hehe maap"balas Edric sambil tersenyum memperlihatkan gigi putih nan rapih itu.

Dareen side eye,lalu mengambil piring untuk menyiapkan sarapan suami dan anaknya itu.

Butuh lima belas menitan mereka memakan sarapannya itu,kini Edric dan juga Aiden sudah berangkat,Edric yang berangkat kekantor dan Aiden berangkat kesekolah.

Aiden sudah bersekolah dua minggu yang lalu,dia masuk sekolah taman kanak-kanak atau yang disingkat menjadi TK Kartini.

"Sekolah yang bener jangan nakal oke"kata Edric sembari mengusap surai rambut Aiden.

"Ote"balas Aiden dengan tangannya yang membentuk seperti 👌🏻.

Aiden mencium punggung tangan Edric,Edric juga mencium kedua pipi chubby Aiden, setelahnya Aiden keluar dari mobil sebelum dirinya masuk kedalam area sekolahnya Aiden melambaikan tangannya kepada Edric,Edric juga melambaikan tangannya kepada Aiden,dan mobilnya pun pergi dari sana setelah melihat Aiden masuk kedalam.

Disisi lain pak mil sedang duduk santai dirumah sambil memakan makanan ringan dan menonton televisi serial kartun kesukaannya.

"Permisi nona,ini ada paket buat nona"ucap maid yang menyerahkan satu paket kepada Dareen.

"Terimakasih bi"ucap Dareen.

"Sama-sama nona, kalau begitu saya permisi"ucap maid itu dan pergi meninggalkan Dareen.

Mafia × PsichoTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang