Chapter 61 ⚠️

30.9K 155 1
                                        


Aladric dan Keira kini sudah menikah selama 3 bulan. 3 bukan pernikahan mereka ini sangat menarik menurut Aladric. Setelah Keira berhenti mengkonsumsi KB lebih tepatnya.

"Sayang..." panggil Keira dari walk in closet

"Iya chub" Aaldric memasuki walk in closet dan melihat Keira yang sedang mengaca hanya menggunakan celana dalam dan bh

"Aku gendutan ya?" ucap Keira memegang perutnya yang rata

"Ga chub"

"BOONG!! KAMU AJA MANGGIL AKU CHUB CHUB, CHUBBY KAN MAKSUD KAMU?"

"Bukan sayang, itu cuma ngarang aja. Panggilan sayang, kamu kurus sayang"

"Boong aja terus, emang ya omongan laki-laki kayak kamu ga bisa dipegang. Beberapa minggu lalu aja ngomong kalo kamu nerima aku apa adanya. Dih" omel Keira panjang lebar

"Kamu ga gendut sayang" ucap Aladric yang sudah berjalan mendekati Keira

"Pret dut lo, udah sana. Gue udah tau gue ga gendut" ucap Keira melambaikan tangannya

Aladric menghela nafasnya lalu berjalan keluar walk in closet. Aladric mendudukan dirinya di kasur dan mulai memainkan game agar dirinya tidak emosi. Keira memang kerap kali seperti ini, membuat Aladric kesal namun dia tetap tidak bisa apa-apa.

"Babe" bisik Keira yang tiba-tiba sudah ada di sebelah Aladric

"Iya sayang?" tanya Aladric dengan mataya yang masih fokus bermain game

Keira mendudukan dirinya di perut Aladric, menutupi hp Aladric lalu langsung memasukkan putingnya ke dalam mulut Aladric.

"Uuu baby laper ya, sini mommy nenenin" ucap Keira dengan nada bayinya

Ini juga sudah kerap kali terjadi, Keira akan secara tiba-tiba menyusui Aladric kapan pun dan dimana pun. Kemarin mereka berdua sedang minum teh di taman belakang dan tanpa aba-aba Keira menyusui Aladric.

...

hiks hiks hiks plak plak plak

"Kenapa sayang?" tanya Aladric dengan panik

"K-kamu ihhh lama bangunnya hiks"

"Kenapa baby?" tanya Aladric, menggendong Keira ke pangkuannya

"Perut aku sakit hiks" ucap Keira dengan manja memeluk Aladric dan mendusel pada leher Aladric

"Period hm?"

"Heem hiks"

"I'm sorry sayang, I wish I could take the pain" ucap Aladric, mengelus-elus punggung Keira

"Sini boboan dulu, aku ambilin obat sama bantal"

"Ikutttt" rengek Keira

Aladric akhirnya menggendong Keira menuruni tangga menuju dapur mereka. Aladric mengambil bantal mens milik Keira lalu mencolokannya agar air di dalam bantal itu menghangat. Aladric lalu membuka laci berisi obat-obatan dan mengambil obat mens untuk Keira minum.

Aladric dengan lembut mendudukan Keira di atas meja lalu mengambil air hangat untuk Keira. Aladric lalu menuntun Keira untuk meminum obat dan kembali menggendong Keira. Aladric mengambil bantal yang sudah menghangat dan kembali berjalan menuju kamar mereka.

"Sini sayang"

Aladric menidurkan Keira diatas tubuhnya dengan punggung Keira yang bersandar di dadanya. Aladric lalu menmpatkan bantal di perut bagian bawah Keira dan mulai memijat payudara Keira.

"Lepas baju aku dulu ihhh" ucap Keira

Aladric lalu melepaskan baju Keira hingga kini mereka berdua telanjang kecuali celana dalam Keira yang masih terpasang. Keira memang selalu akan meminta Aladric untuk memainkan payudaranya saat dirinya sedang mens seperti ini karena itu membantu mengalihkan sakit di perutnya.

SUPIR PRIBADI [18+]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang