Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
꒰ You're in the wind, i'm in the water. Nobody's son, nobody's daughter. ꒱
Tubuh gadis elf itu terlempar ke dalam ruangan yang terpisah dari rekan-rekannya. Gadis dengan surai (h/c) itu mendarat dengan sempurna di atas pijakannya.
"Arara..sudah kuduga ini ulahmu..." gadis itu terkekeh kecil.
"..Domina Blowelive-san."
Pria dengan surai merah muda itu tersenyum kepada gadis yang sekiranya menyapa dirinya saat ditarik kemari.
"Senang kau mengingatku." ucap Domina lalu tersenyum kecil.
"Tidak mungkin aku melupakan anak papa sepertimu." gadis itu dengan eye-smile miliknya.
"Domina Blowelive-san, siswa yang sepantaran dengan Levis Rosequartz yang selalu bertindak seenaknya. Itu artinya kau se-berpengaruh itu untuk Levis Rosequartz, eh, tentu saja...habisnya kau lebih kuat darinya." oceh gadis itu panjang lebar.
Netra tanpa pupil milik Domina sedikit melebar, rahangnya juga sedikit mengeras. Siapa gadis ini? Kenapa ia tahu begitu banyak hal padahal ia bukan bagian dari akademi walkis?
Gadis cantik itu memasang seringaian manis di bibirnya. Ternyata usahanya membujuk visioner suci flame cane–Kaldo Gehenna, berhasil dan sangat amat berguna.
Dua hari sebelum ujian Trimagicathlon..
"Saya butuh informasi tentang Domina Blowelive–"
"Tidak akan kuberikan."
Dahi gadis cantik bertelinga runcing itu mengerut, ia sudah meminta baik-baik pada si desert cane–Orter Madl untuk berbagi informasi.
"Saya mohon Orter-san ini penting!"
"...tanyakan saja pada Kaldo." balas Orter final lalu menghilang dari hadapan gadis itu.
Si kacamata tampan itu ternyata hobi ngeghosting.
"Benar juga.." gumam [Name] yang merenguti kebodohannya.
Pintu besar dari ruangan yang diisi oleh para visioner suci itu dibuka lebar. Gadis dengan surai (h/c) bernafas terengah-engah dan netranya melihat sekitar.
"[Name]? Butuh sesuatu?" tanya si immortal cane–Renatus Revol.
Gadis itu mengangguk dan berjalan mendekati pria hitam manis itu.
"Saya mencari Kaldo-san!"
"Aku di sini sejak tadi lho.." balas suara yang tak asing bagi [Name], tentu itu adalah si flame cane yang ia cari, Kaldo Gehenna.