Satu-satunya yang Aisha lakukan saat hanya berdiam di rumah adalah, menulis cerita. Cerita yang sudah dia tekuni dari mulai kelas 10 itu sudah mendapatkan pembaca yang mencapai seribu, dan angka itu membuat Aisha lumayan semangat, mencoba menyibukan diri dan melupakan seluruh pikiran negatif yang menghantuinya akhir-akhir ini.
Aisha menceritakan tentang kisahnya, dengan memakai nama samaran tentunya, Aisha mengganti namanya sendiri, dan begitu pula dengan teman-temannya. Semua yang muncul dalam ceritanya menggunakan nama samaran.
Aisha sudah tiga tahun tidak bertemu dengan Abian dan Raffa, namun mereka berdua menjadi yang paling banyak diceritakan dalam tulisannya. Aisha harap, ini akan menjadi kenangan untuk dirinya sendiri sebelum dia melupakan semuanya dan memulai hidup baru.
Aisha lalu menghela napas, memukul kepalanya beberapa kali merasa jika idenya belum muncul, dia kemudian keluar dari aplikasi menulisnya, dan dengan iseng membuka aplikasi facebook yang sudah sangat lama tidak dia lihat.
Tangannya bergerak menggulir bagian pesan, dan pesannya dengan Dina menarik perhatian.
Dina
06-08-17
Dinaaa
Bentar belum makan
YAELAH DIN! KITA AJA BELUM MAKAN DAN LO MALAH MAU MAKAN DULU SETELAH KITA SEMUA NUNGGUIN LO LAMA DI SINI?!
Yaudah deh
Mata Aisha terpaku membaca pesan itu, menahan napas lalu mencubit dirinya sendiri menyadari betapa kasar dan tidak sopannya ketikannya dulu.
Selama ini, apakah yang dia dapatkan di SMA adalah karma karena dia berlaku demikian di SMP, tentang Aisha yang suka mengganti nama orang seenaknya, dan bagaimana cara Aisha yang selalu bercanda terhadap orang-orang tanpa dia pikirkan perasaannya, apakah tiga tahun yang kemarin dia jalani itu bentuk balasan atas apa yang sudah dia perbuat?
Aisha kemudian merasa jika beban pikirannya menjadi lebih berat sekarang.
Lantas, apakah itu impas sekarang? tapi kenapa Aisha masih merasa hidupnya terasa sulit? atau kesalahan dia masih belum termaafkan? maka apa yang harus dilakukannya, mendatangi setiap orang yang dikenalnya untuk meminta maaf kepada mereka, atau bagaimana?
Mengapa semuanya terasa begitu berat dan abu-abu.
Aisha jelas membutuhkan kisi-kisi tentang apa yang akan dan harus dia lakukan di masa depan.
...
Abian duduk bersampingan dengan Raffa, menunjukan seolah mereka masih berteman dekat seperti empat tahun lalu. Lalu matanya menyadari keberadaan Angga yang baru datang bersama dengan seorang perempuan yang nampak tidak asing.
"Anjir, si Angga sama si Bunga?!" ujar Raffa, terlihat sekali jika dia tidak menyangka dengan apa yang dilihatnya. Seorang Angga yang dulu mempunyai pacar kakak kelas saat SMP itu berakhir menggandeng Bunga, si mantan teman sekelas?
"Woah, dari kapan lo?" sapanya begitu Angga datang dan mereka saling bersalaman kasar.
"Udah lama, baru tau aja lo."
"Gila, gila enggak nyangka, jadinya malah ama temen sekelas."
Bunga lalu tertawa kecil. Tangannya bergerak menyalami Raffa dan Abian bergantian secara formal.
KAMU SEDANG MEMBACA
Timeline
Ficção Adolescente[𝐞𝐧𝐝] Tentang Aisha Pricilla dan sesuatu di masa lalu yang belum usai. Aisha merasakan perasaan yang tidak dia harapkan, bagaimana bisa dia secara tiba-tiba menyukai orang yang berada di masa lalunya. Mereka sudah lama tidak bertemu, namun deta...
