Sekarang jam 4 pagi. Semua kelompok sudah bersiap untuk mendaki ke puncak bukit, dan siapa yang pertama kali sampai akan mendapat hadiah.
Kelompok Tzuyu bukan salah satu yang paling sial, masih ada kelompoknya Yeri yang ternyata ketuanya adalah Seulgi. Maka dari itu Tzuyu merasa gak keberatan kalo agak sedikit tertinggal dari yang lain, asalkan kelompok Yeri tetap paling terakhir.
"Baca yang bener peta nya Sana!"
"Iya gue juga paham kali."
"Plis banget kalian berdua jangan ribut terus, kasian Tzuyu tau gak!" Mendengar Mina menyuarakan kekesalannya, Sana dan Nayeon langsung diam. Kalo Mina udah ngeluarin suara itu tandanya Mina merasa terganggu.
Tzuyu hanya bisa geleng-geleng kepala, tenaga dia udah abis. Apalagi dia belum sempat tidur karna dua manusia yang terus nempelin dia semalaman.
Flashback On.
"Ayo gais di suruh kumpul, api unggu udah nyala."
Sana yang dari tadi lagi istirahat bersandar di pundak Tzuyu langsung semangat lagi. "Ayoo Tzu."
Anak-anak lain sudah berkumpul membentuk lingkaran besar. Kali ini juga di gabung dengan anak SMP.
"Anak-anak sudah kumpul semuanya?"
"SUDAHH BUUU!"
Sana memeluk lengan Tzuyu dan kembali bersandar di pundak kesayangannya itu. Daripada mendengarkan ucapan gurunya, Sana lebih memilih untuk memejamkan matanya.
"Geser dikit Tzu."
Mata Sana otomatis terbuka, jelas dia tau itu suara siapa. Dia lihat ke samping Tzuyu dan benar dugaannya. Ada Nayeon yang duduk dekat sekali dengan Tzuyu nya.
"Itu masih ada banyak tempat kosong kali, kenapa lo mepet-mepet sih!"
"Suka-suka gue."
Gak mau ambil pusing, Sana langsung mengambil sebelah tangan Tzuyu untuk merangkulnya. "Mampus jadi nyamuk kan lo Nay, semoga kepanasan."
"Lah anjir, kok tiba-tiba kelompok Yeri di suruh maju?" ucap Dahyun panik.
"Karna dia gagal mulu kali, apa di hukum ya?"
"Mampus, skor kita gak beda jauh dari kelompok mereka kan ka Tzu?" tanya Hyewon yang ikutan panik karna takut kelompoknya juga di hukum.
Tzuyu terus mengamati kelompok Yeri, memang benar kelompok Yeri selalu tertinggal dari yang lain. Tapi yang ada di depannya ini bukan semua anggota, cuma 5 orang yang maju.
"Kayaknya enggak deh, itu mereka sukarela aja mau nyumbang lagu."
"Selamat malam teman-temanku!!!" teriak Wendy.
"Malamm." , "MALAM WENDY CANTIK."
Teriakan dari para anak cowo mendominasi.
"Malam ini saya Wendy, ka Irene, Seulgi, Joy, dan Yeri akan menampilkan satu buah lagu untuk menghibur kalian semua. Yang tau lagunya nyanyi sama-sama ya."
Wendy mulai memetik gitarnya, mereka membawakan lagi Written in the stars.
"Anjir gue lupa kalo mereka anggota padus, pantesan pede banget anying." ucap Chaeng.
"Ayo kelompok kita juga yuk maju, kali aja dapet point lebih."
"Dih lo yakin banget Hye?"
"Gak sih ka, tapi liat dulu aja setelah mereka selesai."
Suara merdu mereka berlima berhasil membuat anak-anak terhanyut. Sangat pas dengan suasana seperti ini.
"Lagunya bikin aku pengen pelukan sama kamu terus deh Tzu." kata Sana sambil memeluk erat Tzuyu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Wild [COMPLETE]
FanfictionMinatozaki Sana dan Chou Tzuyu adalah dua orang popular di sekolah. Di balik kepopularannya, mereka berdua ternyata memiliki rahasia masing-masing yang tidak di ketahui orang lain.
![Wild [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/367127605-64-k153690.jpg)