Ajaib

562 47 12
                                        

"Kaaa dimana sih?! Gue sendirian nihh, yang lain sama keluarganya foto-foto gue malah diem di pojokan. Gak kasian apa sama adek lo yang cantik ini?"

Tzuyu langsung menjauhkan ponselnya dari telinga karna suara omelan Minju.

"Salahin kakak kesayangan lo tuh dandan lama banget."

"Eh, ka Sana ikut?"

Suara Minju jadi berubah lebih kalem dari sebelumnya.

"Hmm, dia gak kerja demi dateng ke wisuda lo."

"Ck, kalian berdua kan sama-sama CEO. Ngapain rajin banget ke kantor sih."

"Enteng banget lo ngomong gitu Nju, udah ah intinya gue bentar lagi sampe. Lo shareloc aja nunggu di mananya."

Hari ini adalah hari besar bagi si bontot. Setelah sempat menunda masuk kuliah beberapa tahun karna sibuk membantu kakak-kakaknya mengurus perusahaan.

Akhirnya hari ini Minju bisa lulus kuliah, walaupun kelebihan semester.

Sedangkan Hyewon yang otaknya agak kurang malah lulus lebih cepat.

Dia lulus 3,5 tahun dengan banyak prestasi di bidang ekonomi digital yang dia dapat dari pengalamannya selama membantu Tzuyu mengurus perusahaan.

"Minju udah selesai ya yang?"

"Udah tuh, bawel banget dia yang."

"Duh aku jadi gak enak."

Tangan Tzuyu bergerak mengelus paha mulus Sana yang terekspos. "Gakpapa yang, kamu fokus nyetir aja."

"Kamu yang bikin aku gak bisa fokus Tzu, awasin gak tangannya."

Tzuyu hanya terkekeh, baginya sangat mudah buat pacarnya ini salah tingkah.

"Yahh parkirannya rame banget ay."

"Parkir valet aja kalo gitu."

Sana mengangguk setuju dan mulai mengarahkan mobilnya ke area parkir valet yang ternyata juga lumayan ramai.

"Hyewon udah dateng Tzu?"

"Katanya sih ada rapat sebentar, tapi tau deh tuh. Dia belum ngabarin lagi."

Setelah menyerahkan kunci, Tzuyu langsung meraih pinggang Sana dengan posesif.

"Kenapa sih Tzu?"

"Gakpapa."

"Seriusan ih."

Tzuyu menghela nafas kasarnya, sia-sia juga kalo dia nyembunyiin sesuatu dari pacarnya ini.

"Dress kamu pendek bangett, kamu keliatan kayak masih 17 tahun."

"Berarti aku awet muda."

"Enggak sih." Tzuyu berhenti, dia lalu menghadap Sana dan memegang pipi gembul Sana.

"Sebenernya kamu makin tua malah makin cantik makin gemes makin imut. Ajaib banget ya pacarku ini."

"A-apasihhh."

Tzuyu hanya tersenyum melihat Sana yang langsung pergi jalan duluan, dia tau kalo pacarnya salting lagi.

"Gak pernah berubah."

"Woy ka, kenapa lo senyam-senyum kayak orang gila? Lo sendirian? Ka Sana mana?"

Pertanyaan beruntun dari Hyewon membuat senyum Tzuyu luntur. "Ganggu aja anjer."

"Tau tuhh kemana, pergi duluan tadi."

"Yuk ah ke Minju."

"Lo emang tau Hye?" tanya Tzuyu heran.

Wild [COMPLETE]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang