"Pagi Frey." Ucap Shani.
"Pagi, Ci Shani sedang apa?" Tanya Freya, Ketika dirinya baru saja keluar kamar, Dan menemukan Shani yang tengah sibuk dengan Laptop-nya.
"Aku baru saja mengirimkan naskah pada penerbit. Sebelumnya aku pernah mengirimkannya, Tapi Mereka menolak. Aku harap Kali ini mereka akan menerimanya." Ucap Shani.
"Novel apa?" Tanya Freya. Gadis Koleris tersebut menuangkan Segelas Coklat panas.
"Tentang petualanganku ke antartika." Ucap Shani.
Freya Menatap Shani.
"Jangan khawatir, Aku tidak menuliskan tentang Garis Holders. Aku hanya menceritakan kisahku yang pertama kali bertemu dengan Hima, Dan aku sedikit mengedit alur kisahnya." Ucap Shani.
Freya bernafas lega, Shani tidak Mungkin sebodoh itu untuk menceritakan tentang garis Holders.
"Hari ini, Apa yang akan kamu lakukan Frey?" Tanya Shani.
"Mencari pekerjaan." Ucapnya.
"Kamu tidak harus melakukan itu." Ucap Shani.
"Aku tau, Tapi aku tidak bisa terus mengandalkan Cici. Cici rela mengorbankan nyawa untuk mencari ku, Dan aku bahkan tidak tau bagaimana caranya untuk membalasnya." Ucap Freya.
Shani beranjak dari duduknya, lalu memeluk Freya dari belakang. "Kamu jangan merasa tidak enak hati. Kamu juga pernah menyelamatkan Nyawa aku. Selain itu, Aku sayang sama kamu. Kamu adik aku." Ucap Shani.
"Tapi aku tidak suka Menjadi pengangguran." Ucap Freya sedikit tersenyum.
"Aku tidak akan melarang kalau kamu mau Mencari pekerjaan, Selain itu, Apa kamu yakin bisa bekerja, Sekaligus mencari Obyek itu?" Tanya Shani.
"Aku pikir aku tau pekerjaan yang cocok. Tapi..." Ucap Freya.
"Tapi kenapa?" Tanya Shani.
"Aku-Ingin meminjam uang pada Cici." Sebenarnya Freya Sangat tidak enak mengatakan hal itu, Tapi dia pikir tidak ada lagi pekerjaan yang cocok untuk Takdir yang sedang di jalaninya.
Shani terkekeh, Dia tau Freya merasa tidak enak hati padanya. Untuk itu, Shani Mengecup pipi Freya dengan gemas.
"Kamu gemas juga ya, Kalau malu-malu seperti ini. Daripada Cemberut terus.." Ucap Shani Sembari mencubit pipi Freya. Freya tidak bereaksi, Tidak juga menolak ketika Shani melakukan itu.
"Mau pinjam Berapa, Dan Untuk apa?" Tanya Shani.
"Aku ingin menjadi seorang Fotografer." Ucap Freya.
Shani terlihat berfikir, "Fotografer ya, Memang itu Pekerjaan yang Cocok. Selain itu, Bisa juga sekalian Mencari Obyek yang hilang." Ucap Shani.
"Jadi-apa boleh ci?" Tanya Freya.
"Boleh, Tapi kamu harus bantuin aku." Ucap Shani.
"Bantuin apa?" Tanya Freya.
"Kayaknya ada member yang melihat kita jalan berdua, Dan Sejak semalam, Gracia Terus Menghubungi aku, Dan bertanya kalau aku sudah punya pacar atau belum." Ucap Shani.
"Jadi?"
"Gracia maksa aku untuk bertemu hari ini. Kalau tidak, Dia akan ke sini. Kamu pasti ngertikan, Kalau dia kesini, Akan bagaimana." Ucap Shani.
"Cici ingin aku jadi pacar Cici?" Tanya Freya.
Shani mengangguk, "Hanya hari ini saja." Ucap Shani memohon.
"Aku tidak masalah, Tapi bagaimana jika mereka sampai mengenali aku?"
"Tenang saja, Mereka tidak akan mengetahuinya." Ucap Shani.
KAMU SEDANG MEMBACA
FRESHAN : Ragnarok ( BOOK 3 )
Teen FictionBOOK KE 3 DARI SERI HOLDERS Setelah satu tahun, Sejak Shani dan Freya kembali Dari Antartika, Freya memutuskan untuk mengubah penampilannya menjadi seorang pria. hal tersebut bertujuan, agar tidak ada orang yang mengenalinya. Mengacu pada kabar yang...
