haii hai! jangan lupa tekan vote dan komen all!! My first story!
mohon kerjasamanya!
jangan lupa follow juga akun chii!
happy reading
.
.
.
.
Putra meneguk marimas jeruk yang dia pesan pada Abah, mereka sedang berada di arung catur, kembali menetralkan pikiran mereka yang sangat buluk dan berdebu karena memikirkan ini itu.
"Eh cok, semisal jantung lo mager gimana?" pertanyaan acak keluar dalam benak Putra, untuk mengisi kekosongan semata yang ada.
"Mati anjir!" sinis Jepan.
"Nggak mungkin lah, yakali." sahut Bara ketus. Jika seperti ini yang hanya akan berbicara dengan runtun hanya Jepan, Bara, dan Putra saja. Magma dan Ken hanya menyimak.
Mereka sudah sedari setengah jam yang lalu, marimas sudah tambah tiga kali, gorengan dua kali dan rokok dua bungkus untuk berempat.
"Sekarang, kan, hari sabtu, ye, cok, dari tadi pagi kita udah keluar. Jadi nanti malem juga kudu keluar." ujar Putra yang setelah itu membakar ujung rokoknya.
"Di mana?" tanya Magma.
"Terserah, sih, gue tim saran juga ngikut." cengirannya nampak tak berdosa sekali.
"Di markas aja, udah lama nggak kesana, nengok anak-anak juga." Good job Ken.
"Boleh juga, tuh, sekalian suprise Ilham, birthday dia cuk!" entah kenapa hari ini Putra super sekali tidak ingin diam, apakah baterainya melebihi kapasitas?.
"Seru, tuh, bawa minum dari rumah lo aja, Mag." saran Bara. Pemuda itu diam dengan gorengannya, sedangkan Jepan memandang wajah Bara yang entah sudah sedari kapan.
"Anj, Beruk!" Bara terkejut dengan wajah Jepan yang hampir saja menempel dengan wajahnya karena sangking dekatnya dengan dirinya. Lima centi, lah, kayanya ada. Bara mendorong wajah Jepan dengan kasar.
"Gue chat di gc bentar, kalo bener-bener mau, kita bawa!" Sambung Putra, padahal Magma belum sama sekali menyetujui usulan dari Bara untuk membawa minumannya.
..
💬
AMORDA FAMILY 🏴☠️
Putra, Bara, Ken, Jepan, Zevo +250
Putra
| p minum?!
| gue yang bawa? gimana?
Zevo
| gas put, gue tunggu di markas
Haikal
| ikut lah we! masa di tinggal
Kaka
| kpn njir? nanti malem?
Putra
| rutinitas bro! malming!
Kaka
| ikutlah!
Ilham
| ketinggalan apa baginda?
| ikut lah kalo rutinitas,
gue tunggu di markas Put
Putra
| oke baik 😙
..
"Nah, Mag, berhubung gue udah chat, kita bawa minum lo gimana? setuju, lah, masa enggak, temen sendiri, nih!" ucap Putra dengan nada sedikit lesu, lebih tepatnya dibuat-buat.
Magma terkekeh kecil kemudian mengangguk, menggundang sorakan dari Jepan dan Putra.
"Sekarang kita mau ngapain? Gabut, cok!"
"Lo perasaan dari tadi nggak berhenti ngoceh Put, batrai lo ngelebihi kapasitas, kah? Atau ada something?" Bara menatap bingung pada Putra yang duduk di seberangnya. Pasalnya, jujur, Putra tampak lebih dua kali lipat tidak mau dian dari biasanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐌𝐀𝐆𝐌𝐀 [𝐁𝐋 𝐋𝐎𝐊𝐀𝐋] ✓
Teen Fiction𝗗𝗜 𝗟𝗔𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗞𝗘𝗥𝗔𝗦 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗠𝗘𝗡𝗝𝗜𝗣𝗟𝗔𝗞 [𝗣𝗟𝗔𝗚𝗜𝗔𝗥𝗜𝗦𝗘] 𝗖𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔 𝗜𝗡𝗜. 𝐆𝐄𝐍 𝐀𝐌𝐎𝐑𝐃𝐀 - Magma Raynald Sebastian, laki-laki yang terkenal karena sifat nakal dan most wanted di sekolahannya. Sifatnya terlampau nak...
![𝐌𝐀𝐆𝐌𝐀 [𝐁𝐋 𝐋𝐎𝐊𝐀𝐋] ✓](https://img.wattpad.com/cover/376073236-64-k515381.jpg)