Hai kesayangan aku, udah lama ya, kamu tinggalin aku. Dari mulai Jamie belum ada, sampai sekarang Jamie udah besar. Beribu maaf buat kamu, maaf aku menghakimi kamu sebagai Ayah Jamie, maaf karena aku nggak ada di detik-detik perginya kamu kepangkuan Tuhan.
Magma.. Rasa kecewa ini bakalan terus ada, nggak tau mau sampai kapan rasa kecewa itu pergi. Hari-hari aku rasanya kecewa, kecewa, dan kecewa. Aku nggak bisa minta maaf sama kamu atas kesalahan aku buat yang terakhir kalinya, aku nggak bisa ucapin selamat tinggal buat kamu di detik-detik terakhir kamu, aku, aku nggak ada di samping kamu sewaktu kamu kesakitan.
Magma, aku datang ke rumah sakit cuma buat lihat tubuh kamu yang hancur, rasanya sakit, sakit banget. Yang seharusnya kamu dateng, bawa bunga itu, bawa kue ulang tahun itu, tapi kamu malah bawa kabar duka tentang kematian kamu sendiri..
Kecewa, sakit, terpukul, semuanya ada di dalam rasa tubuh aku, aku nggak bisa utarain sebuah kata pas lihat kamu terbaring sama darah kamu yang terus keluar itu. Kamu tau? Aku sempet drop setelah kematian kamu, aku balik masuk rumah sakit, minum obat pahit yang ukurannya gede, rasanya pahit. Andai yang ada di samping aku waktu itu kamu, bukan Darel. Mungkin sakit aku bakalan langsung sembuh.
Tentang Jamie, dia anak cantik, anak yang selalu di lindungi sama saudara-saudaranya di AMERZA. Jamie diterima, keberadaan Jamie diterima dengan baik sama mereka. Aku sempet takut buat ngasih tau yang sebenarnya tentang Jamie itu anak siapa, tapi aku, keinget sama pesan-pesan kamu buat ngomong tanpa rasa takut, semua ada jalannya, semua sudah Tuhan atur dengan biak.
Aku percaya itu, walaupun Jamie harus marah dulu baru baikan sama aku..
Oh, ya, kamu, apa kabarnya di sana? Sebuah surat singkat ini mungkin nggak bakal sampai ke tangan kamu, kita yang udah beda dunia, dan nggak bakal lagi sama.
Jaga aku dari sana, ya? Jaga Jamie juga dari sana. Semua perjuangan kamu, nggak bakal pernah aku lupain. Terimakasih, terimakasih sebesar-besarnya, dengan kehadiran kamu di sini, hidup singkat bareng aku, melukis kisah indah sama aku, hidup bahagia sama aku, dan terimakasih udah jadi bagian hidup aku, diperan penting itu.
Semoga dengan tulisan ini, kamu lihat dari sana. Aku bersyukur, aku bahagia, aku seneng, pernah kenal sama kamu, pernah jadi bagian dari kamu juga, aku nggak bakal nyesel sampai nanti aku punya cucu, cicit, bakal semua aku ceritain tentang kamu sama mereka semuanya nanti. Keberanian kamu, efforts besar kamu, cara mencintai dengan cara kamu, intinya banyak lagi. Bahagia selalu, Magma ku.
Last, really last. I love you, big love you- Magma Raynald Sebastian.
- Nevarro / 00.01 / ♡
KAMU SEDANG MEMBACA
𝐌𝐀𝐆𝐌𝐀 [𝐁𝐋 𝐋𝐎𝐊𝐀𝐋] ✓
Fiksi Remaja𝗗𝗜 𝗟𝗔𝗥𝗔𝗡𝗚 𝗞𝗘𝗥𝗔𝗦 𝗨𝗡𝗧𝗨𝗞 𝗠𝗘𝗡𝗝𝗜𝗣𝗟𝗔𝗞 [𝗣𝗟𝗔𝗚𝗜𝗔𝗥𝗜𝗦𝗘] 𝗖𝗘𝗥𝗜𝗧𝗔 𝗜𝗡𝗜. 𝐆𝐄𝐍 𝐀𝐌𝐎𝐑𝐃𝐀 - Magma Raynald Sebastian, laki-laki yang terkenal karena sifat nakal dan most wanted di sekolahannya. Sifatnya terlampau nak...
![𝐌𝐀𝐆𝐌𝐀 [𝐁𝐋 𝐋𝐎𝐊𝐀𝐋] ✓](https://img.wattpad.com/cover/376073236-64-k515381.jpg)