Happy Reading!
•
Pagi ini Jennie bangun dengan tubuh yang terasa remuk dan ia tidak yakin jika bisa berdiri dengan baik setelah melewatkan malam yang cukup panjang bersama Taehyung. Pria itu bahkan masih tidur nyenyak dengan selimut yang menutupi hampir seluruh tubuhnya.
Ini merupakan hari yang baru bagi Jennie karena melihat sosok Taehyung lagi saat ia membuka matanya.
Jennie keluar dari kamar mandi setelah membersihkan dirinya. Ia masuk ke dalam walk in closet dan membuka lemari yang di penuhi oleh pakaiannya.
Entah siapapun itu, Jennie cukup berterima kasih pada siapapun itu karena sudah tau ukuran pakaiannya.
Jennie hanya memakai dress cokelat besar sebatas lutut yang menutupi perut besarnya yang kini terlihat semakin lucu dan menggemaskan.
"Taehyung, kau tidak ke kantor?" Tanya Jennie basa basi walau sebenarnya ia tau pria itu belum bangun.
"Siang nanti aku ada meeting."
Jennie yang mendengar itu terkejut saat menyisir rambutnya, ia melihat Taehyung yang sudah berbalik menghadap padanya. Pria itu terlihat berkali kali lipat lebih tampan saat bangun tidur dan setelah mandi menurut Jennie.
"Ku pikir kau masih tidur." Jennie berucap lalu kembali melanjutkan aktivitas nya untuk menyisir rambut. Menghiraukan Taehyung yang mungkin masih mengumpulkan nyawa nya.
"Kau akan fitting gaun hari ini."
Jennie kembali menoleh dengan wajah terkejut nya. "Apa? Kenapa secepat ini?"
Taehyung tidak langsung menjawab melainkan berjalan ke arah kamar mandi dengan tubuh yang shirtless. Hal itu cukup membuat muka Jennie menjadi merah semerah tomat. Apalagi tatto yang terlihat jelas di punggung pria itu.
"Aku tidak suka berlama lama dan mengulur waktu."
Setelah mengucapkan kalimat itu, Taehyung segera masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri meninggalkan Jennie yang terdiam di tempatnya.
Kalau begitu ia harus beri tahu nenek lee agar tidak terkejut nanti mendengar kabar ini. Meski sudah pasti nenek lee tau dan mengerti mengapa bisa Taehyung mengajak nya menikah.
Jennie berjalan ke arah pintu begitu mendengar suara ketukan. Ia membuka pintu dan melihat bibi Mira yang sudah berdiri di depan dengan senyum lebar khas nya.
"Senang sekali rasanya saat tau kau kembali ke sini Nona. Bibi merasa kau bertambah dua kali lipat lebih cantik ketika hamil besar seperti ini."
Jennie hanya tersenyun menanggapi. Ia kenal bibi Mira karena dulu saat pertama kali kesini, bibi Mira lah satu satunya pelayan yang mengobrol dengan Jennie. Dan sampai saat ini, bahkan bibi Mira masih menjadi pelayan tetap di Mansion ini.
"Terima kasih bibi, aku juga senang karena bibi masih ada disini. Rasanya aku tidak akan sepi karena punya teman mengobrol."
Bibi Mira mengangguk. "Tentu saja. Kita bisa mengobrol kapan pun kau mau. Apa kalian sudah selesai? Sarapan sudah siap dan ada tamu di bawah."
"Apa teman Taehyung?" Jennie bertanya dengan bingung soal tamu yang bibi Mira maksud.
"Ah, bukan. Adiknya Tuan Kim baru datang lima belas menit lalu. Katanya ingin mengobrol dengan kakak nya penting." Jawab bibi Mira sambil terkekeh melihat wajah bingung Jennie.
"Oh iya, bibi. Aku akan turun setelah Taehyung selesai."
Bibi Mira mengangguk lalu melangkah pergi menyisakan Jennie yang kini kembali masuk ke dalam kamar menemukan sosok Taehyung yang tengah memakai kemeja putih dengan dasi yang berada di tangannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
CRUELTY'
RomanceEND "Kau hamil?" "Y-ya." "And you're just telling me now?" Taehyung itu Kejam. Menjerat Jennie dalam kehidupan nya yang gelap dan penuh kekejian. Dia, sosok pria yang tidak berbelas kasihan dan tidak memiliki rasa empati pada siapapun. Taehyung dan...
