df |19 : ancaman.

1.5K 212 43
                                        

Happy reading
and enjoy the story




Motor Sport  milik Zean berhenti di depan sebuah  pekarangan rumah sederhana. Gadis yang sedari tadi duduk manis di belakangnya kini turun dari atas motor.

" Besok pake gaun yang aku kasih," Zean membuka helm full face nya.

Alis flora sempat terangkat sebelah sebelum akhirnya mengingat gaun yang di berikan oleh zean beberapa waktu yang lalu.

Gadis itu mengangguk pelan.

" Aku berangkat, ya," zean kembali memasang helm full face nya.

" Hati-hati," pria itu tersenyum hangat di balik helmnya, kemudian melajukan motornya dengan kecepatan sedang dan meninggalkan pekarangan rumah sederhana itu.

Flora berbalik dan mendapati Siska yang tengah berdiri di teras rumah.
Tanpa sadar ia menelan ludahnya kasar. sial, ia melupakan bahwa neneknya ini adalah garda terdepan hubungannya dengan Fabian, sepertinya kali ini flora akan gagal menonton konser idolanya itu.

" Oma," panggilnya  seraya  mendekat pada wanita paruh baya itu.

Gadis itu mencium tangan kanan Siska begitu sampai di dekatnya. Terjadi keheningan beberapa saat, flora yang merasa takut akan di amuk oleh Siska dan Siska yang menunjukkan raut wajah tak terbaca.

" Oma," flora membuka suara.

" Fabian kecelakaan," ucap Siska memotong ucapan gadis itu.

Detik itu juga rasanya jantung flora terlepas dari tempatnya, gadis itu tanpa sadar memegang dadanya yang berpacu dua kali lebih cepat.

" O-oma," panik gadis itu. Rasanya kakinya tak sanggup menahan beban tubuhnya mendengar kabar pria jamet itu kecelakaan.

" Loh bukannya kamu tau ya?" tanya Siska membuat flora mengernyit heran.

" Maksud oma apa?"

" Fabian tadi nelpon Oma katanya dia kecelakaan makanya gak bisa ngantar kamu pulang,"

Flora tanpa sadar menghembuskan napas lega namun di balik itu semua ada perasaan bersalah yang timbul di diri flora pada Fabian.

Pria itu sengaja membuat drama kecelakaan agar flora bisa pulang dengan zean dan tiket konser itu tidak hangus begitu saja. Bahkan flora sudah melupakan tiker konser itu ketika bersama zean.

Flora terdiam, pikirannya menjelajah memikirkan keadaan Fabian saat ini. Bodohnya, ia sama sekali tidak memikirkan perasaan pria jamet itu.

" Gimana keadaan Fabian sekarang?" tanya Siska membuyarkan lamunan flora.

" Baik-baik aja kok, Oma. Cuma lecet dikit, maafin gue bian," 

" Yaudah flora masuk dulu Oma," tanpa persetujuan Siska gadis itu langsung masuk kedalam rumah. Namun sebelum itu suara notifikasi di ponselnya mengehentikan langkahnya. Dengan cepat gadis itu langsung membuka ponselnya.

Chat.
———

+6252***
-----------------

Pe

gak perlu berterimakasih, gue orangnya gak pamrih kok

sv nomor cowo ganteng ini yakk 😎

DUNIA FLORATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang