df| 29:Terungkap.

1.9K 290 202
                                        


Happy reading
And enjoy the story.




Flora melangkah  masuk kedalam  koridor menuju kantin bersama dengan Olla dan oniel yang berjalan di sampingnya.

Di tangannya sebuah Tumbler berwarna hitam tergenggam erat.

Semalam Fabian memberikan Tumbler hitam itu pada flora, dengan alasan agar flora tidak pingsan lagi ketika olahraga, sedikit berlebihan namun flora menyukainya.

Saat masuk ke dalam kantin langkah kaki flora tiba-tiba saja tertahan di depan pintu begitu Fabian dengan senyum lebarnya berdiri di hadapannya bersama dengan Josua.

Tatapan Fabian tiba-tiba saja tertuju pada Tumbler yang ada di tangan flora. Senyuman tipis terbit di kedua sudut bibirnya.

"Anjai! Calon ibu dari 14 anak gue, pinter banget sih. Harusnya dari kemaren bawa minum kemana-mana  biar gak sakit lagi,"

Flora mendesah pelan.

" Bian? Ini seriusan gue harus bawa Tumbler ini kemana-mana?"

Fabian mengangguk mantap, tak ada keraguan sedikitpun. Tangan Fabian kemudian  naik membelai rambut gadis itu.

" Gue gak mau Lo sakit." ucapnya seraya tersenyum tipis.

Mau tidak mau flora akhirnya hanya bisa mengangguk pelan, ia tau berdebat dengan Fabian tak akan membuat dirinya menang.

Di samping mereka, olla menggeram pelan.

" Ini gue kayaknya gue udah gila, kemaren kalian mengguncang SMA Aksara dengan kabar kalian pacaran, dalam waktu dua hari kalian putus, trus sekarang kalian balikan? Stres!" Olla memijat kepalanya yang terasa berat memikirkan hubungan percintaan sahabatnya itu.

" Iri aja Lo la, ga bisa ngeliat orang seneng dikit, makanya cari pacar biar gak ada sifat iri dan dengki,"

" Pala, Lo." balas Olla sewot, membuat Fabian langsung tertawa terbahak-bahak.

Tiba-tiba saja sebuah tangan melingkar di bahu Olla, refleks tangan Olla melayang ke belakang, menghantam seseorang itu tanpa ampun.

" Aduh,"

Josua tersungkur ke lantai, ia sepertinya lupa akan kekuatan Olla.

" Lo ngapain anjir? muka Lo jadi bonyok gini kan?!" Olla langsung mendekati Josua, yang sudah terduduk di atas lantai seraya memperhatikan wajah laki-laki itu, yang mulai terlihat berubah berwarna ungu.

" Kan aku pacar kamu la,"

" Ndas mu pacar! Diem Lo, atau gue tonjok!"

Flora, oniel dan Fabian hanya bisa tertawa melihat interaksi sepasang kekasih itu

Tiba-tiba saja ke dua mata Fabian menatap flora dengan lekat.

"Ra," panggil Fabian, alhasil membuat flora yang masih tertawa menoleh pelan ke arahnya.

"Kalo kamu kayak Olla juga aku tetap cinta kok," Flora terdiam sejenak sebelum akhirnya terkekeh.

DUNIA FLORATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang