df|20 pernikahan.

1.7K 266 83
                                        

Happy reading
and enjoy the story



Pagi ini flora sudah tampil anggun dengan dress berwarna putih yang di berikan oleh zean beberapa waktu yang lalu.
Ia menatap dirinya di pantulan cermin memeriksa penampilannya hari ini. Setelah di rasa penampilannya sudah cukup baik, gadis itu kemudian menatap kosong ke arah cermin.

Air mata kembali mengalir untuk kesekian kalinya.
Ia berusaha untuk tetap kuat namun semakin di tahan rasanya semakin menyakitkan. Membayangkan ayahnya bersanding di pelaminan dengan orang lain saja sudah membuat air matanya mengalir deras.

" Flora udah selesai," Siska masuk kedalam kamar milik cucunya itu.

Flora menoleh, melihat wajah Siska membuat ia kembali menangis. Gadis itu segera memeluk Siska.

" Jangan nangis sayangnya Oma," Tangan Siska naik menepuk pelan punggung gadis itu.

" Keluarga flora hancur, Oma..." lirih gadis itu.

"Apalagi yang perlu flora harapkan dari keluarga flora..." tangisan gadis itu pecah di pelukan Siska.

" sayang nya Oma, Oma ada di sini buat kamu," tangan Siska naik menghapus air mata yang mengalir dengan deras di wajah cucunya itu.

Flora menggeleng pelan.

" Tapi keluarga flora, Oma..."

" Gak papa, jangan nangis lagi yaa, Oma di sini buat kamu,"
setidaknya flora memiliki sedikit kekuatan setelah berbicara dengan Siska. Entah berapa banyak lagi air mata yang akan keluar ketika ia berada di acara pernikahan Daniel nanti.

" Aldo udah nunggu di luar," ujar siska.

Gadis itu mengangguk kemudian berjalan ke teras rumah di mana Aldo berada.

Terlihat Aldo yang tengah sibuk memainkan ponselnya di dalam mobil mewah berwarna putih dengan memakai setelan jas warna hitam. Pria itu terlihat biasa saja dengan pernikahan ini seperti tidak terjadi sesuatu pun, namun flora tau di balik wajah datar itu menyimpan luka yang begitu mendalam.

" Kak Aldo," flora membuka pintu mobil yang ada di sebelah Aldo sementara Siska duduk di kursi belakang.

" Udah selesai?" tanya Aldo, mengalihkan pandangannya yang sebelumnya fokus pada ponsel kini beralih pada saudarinya itu.

" Kalo belum selesai gue gak bakalan di sini, kocak," ke dua sudut bibir Aldo terangkat mendengar ucapan flora barusan, namun segera ia rubah kembali datar dengan cepat.

•••


Flora berjalan masuk mengelilingi acara pernikahan Daniel. Ia mencari sosok seseorang yang menyuruh dirinya untuk mengenakan dress putih hari ini, namun sedari tadi flora belum juga melihat batang hidung pria itu.

Tiba-tiba suara notifikasi di ponselnya berbunyi membuat flora langsung membuka ponselnya.

Chat
---------

Devaa.
------------
aku ada di tempat parkir raa, kita ketemuan di sana.
08:15

Flora nesya safiqa
----------------
iya va
08:16

DUNIA FLORATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang