38

2K 131 9
                                        

Setelah libur selama 2 Minggu, kini semuanya kembali dengan rutinitas mereka, yaitu ngampus. Selama 2 Minggu itupun, sikap Roni terhadap Salma masih sama, ia masih sangat dingin dan juga emosian, tak hayal ia sering membentak Salma walaupun hanya masalah sepeleh, seperti saat ini.

"Kak Roni mau makan malam apa nanti? Biar aku masakin"- Salma

"Ga usah repot-repot, gue bisa makan di luar"-roni

"Tapi kak, kamu udah lama loh gak makan di rumah, kali ini aja ya makan di rumah biar aku masakin"-salma

"Lo denger gak sih apa yang gue bilang,hmm? GUE MAU MAKAN DI LUAR DAN GUE GAK SUDIH MAKAN MASAKAN LO"- bentak Roni

"Ma..maaf kak"- Salma, ia menunduk karena takut melihat wajah marah Roni.

Setelah itu Roni benar benar keluar dari rumah, menyisahkan Salma seorang diri di sana, ia hanya menggoreng telur saja untuk ia makan.

Kali ini Roni tidak pulang, ini bukan yang pertama Roni tidak pulang, tetapi ini sudah sering terjadi. Roni memilih tidur di apart bang nayl bersama dengan Paul.

Di kampus pagi ini, seperti biasa sebelum kelas mereka berkumpul terlebih dahulu di kantin, untuk sarapan.

Permasalahan Roni dan Salma hanya kaluna dan Aliya yang tau, Salma tidak mau memberi tahu syarla dan aca karena bagaimana pun mereka adalah pacar dari teman Roni, ia tidak mau membuat masalah lagi.

"Sal, Lo gak makan? "- aca

"Ee..ehh enggak ca, gue udah makan kok tadi di rumah"-salma

"Ya setidaknya beli minum sal, masa kita semua makan Lo cuma ngeliatin aja"- Aliya

"Gak usah al, gue udah kenyang takut kembung juga"-salma

"Yaudah deh"-aliya

Bohong, Salma belum makan sama sekali. Tadi saat ia sudah siap untuk ke kampus, ia turun dan melihat Roni sedang makan roti di meja, entah kapan lelaki itu pulang, Salma tidak tau

Ia yang awalnya ingin sarapan pun, mengurungkan niatnya, takut mengganggu Roni dan merusak mood lelaki itu. Ia memilih untuk keluar menunggu ojol yang sudah ia pesan.

Kenapa Salma tidak makan di kampus? Karena kalian pun tau sendiri walaupun ia dapat uang bulanan dari Roni, tetapi itu uang hanya ia gunakan untuk keperluan rumah saja, meskipun selalu ada sisa tetapi ia takut menggunakan uang pribadi itu untuk keperluan nya, meskipun untuk makan.

Sambil menunggu semua temannya yang sedang makan, ia memilih untuk menunduk memainkan ponselnya, menahan rasa lapar yang semakin begejolak.

Kelas pagi telah selesai kini mereka kembali berkumpul di taman kampus, untuk menunggu kelas berikutnya. Walaupun jam nya tidak sama, tetapi mereka usahakan untuk berkumpul sebelum jam selanjutnya.

"Gais kantin yuk sebelum kelas lagi, laper banget nih belum makan siang"- syarla

"Yuk, gue juga laper banget"- gaby

"Ayoklah, sekalian nongki di sana aja"- Paul

Semuanya pun ke kantin, dan seperti biasa mereka semua pun makan, kecuali satu orang.

Akankah Bahagia? (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang