Karena kondisi Roni yang semakin membaik, akhirnya ia di pindahkan ke ruang rawat inap yang sampingan dengan ruangan Lea, membuat Salma dan Roni semakin gampang untuk bertemu.
Dari tadi Roni sudah meminta ijin kepada sang papa untuk menemui anaknya, tapi tidak di ijinkan.
"Pa boleh ya Roni cuma mau ketemu sama Lea sebentar aja Roni juga khawatir sama kondisi anak Roni"
"Baru sekarang kamu bilang dia anak kamu?"
"Pa dari dulu emang Roni selalu ngakuin kok kalo Lea itu anak Roni, kenapa papa bisa ngomong gitu"
"Itu untuk Lea, tapi anak yang ada di kandungan Salma gimana?"
"Pa itu Roni udah minta maaf sama Salma, Roni percaya kalo itu adalah anak Roni kemarin Roni terlalu banyak dengerin omongan orang lain yang membuat emosi Roni semakin memuncak"
"Tapi di sana ada ayah bagash Ron, dia pasti gak akan ijinin kamu untuk ketemu Lea"
"Aku mau coba aja pa, setidaknya aku ijin ke ayah dulu"
"Yaudah tapi kamu naik kursi roda ya"
Adipati pun membantu Roni untuk duduk di kursi roda, setelahnya ia mendorong Roni menuju ruangan sebelah, yaitu tempat Lea di rawat.
Tok...tok...tok
Ceklek
"Pak Adi, ada apa bapak dan anak bapak ke sini"
"Gini pak bagash, Roni katanya pengen sekali ketemu Lea, apakah boleh?"
"Lea lagi tidur jadi lebih baik jangan di ganggu dulu ya"
"Ayah gapapa kalo Lea nya tidur, Roni cuma mau liat dia aja kok Roni kangen banget sama Lea"
"Tetap saja saya tidak akan ijinkan kamu untuk menemui cucu saya"
"Ayah Roni mohon kali ini aja ijinin Roni ketemu Lea, Roni benar-benar khawatir sama kondisi Lea sekarang"
"Pokoknya saya tidak akan ijinkan kamu ketemu cucu saya"
Bagash pun langsung masuk dan menutup pintu tersebut
Roni hanya bisa menunduk dan menangis, ia tidak tau harus berbuat apa sekarang, ia sudah membujuk ayah bagash tapi tetap tidak di ijinkan.
"Ron kita balik aja ya, nanti kita coba kesini lagi"
"Tapi pa Roni mau ketemu sama Lea"
"Iya nanti kalo bagash pergi kita ambil kesempatan ke sini lagi"
"Yaudah deh pa, kita balik aja kepala Roni juga pusing"
"Jangan terlalu kamu pikirin juga nanti kamu drop lagi"
"Iya pa"
****
Tok...tok...tok..
Mama Amelia membuka pintu dan ternyata orang yang datang adalah Salma.
Ya, baru saja ayah nya pergi karena ada meeting jadi ia mengambil kesempatan untuk melihat kondisi Roni sekarang, karena kemarin saat Roni di pindahkan ia tidak bisa melihat karena di sana selalu ada ayah nya
"Assalamualaikum ma"
"Waalaikumsalam masuk sal"
"Gimana kondisi kak Roni sekarang?"
"Kaka udah sehat kok sal"
"Kamu bisa ke sini berarti gak ada ayah kan?"
"Iya kak baru saja ayah keluar katanya ada meeting"
KAMU SEDANG MEMBACA
Akankah Bahagia? (END)
Teen Fictionseorang gadis yang selalu mendapat perlakuan kasar dari ayah dan kakak nya. karena sudah tidak mau mengurus akhirnya ia di jodohkan dengan lelaki yang sama sekali belum ia kenal. mereka menjalani pernikahan layaknya orang asing yang tinggal satu ata...
