43

2.2K 115 9
                                        

"AGHHHH MAKSUD LO APA SAL, GUE KURANG BAIK APA SAMA LO SELAMA INI"

Ia menyudutkan Salma di dinding lalu mencekik leher Salma

"Gue kurang apa di mata Lo sal, sampe lo selingkuhin gue, JAWAB GUE  SALMA"

"Hiks kak Roni lepas, aku gak bisa nafas kak" ucap Salma terbata-bata

"Gue gak akan lepasin Lo Salma"

Roni membanting Salma ke kasur, karena takut Salma pun langsung duduk dan menangis menunduk.

Roni sudah mengacak-acak seisi kamar itu, Salma hanya bisa menangis dan menutup telinganya karena banyak nya barang yang pecah, bahunya sudah sangat bergetar.

Yang tersisah hanya fast bunga yang berada di meja, dengan cepat Roni mengambil itu dan hendak melempar Salma...

"KAK RONI AMPUN, AMPUN KAK"

Roni yang mendengar teriakan Salma pun tak menghiraukan nya sama sekali, ia tetap melempar Salma dan untung saja hanya mengenai kaki nya., hingga kaki Salma pun mengeluarkan darah.

"Aghhh sakit kak hiks"

"LO BAJINGAN SAL, GUE PIKIR SELAMA INI LO ORANG PALING TULUS YANG PERNAH GUE KENAL, TERNYATA GUE SALAH"

Roni kembali mencengkram dagu Salma dengan sangat keras.

"Gue mau Lo pergi dari sini dan jangan pernah muncul lagi di hadapan gue, bawa semua barang -barang Lo"

"Hiks kak maaf, aku gak selingkuh kak foto itu salah. Aku gak mungkin selingkuhin kamu, di terima baik sama kamu dan keluarga pun aku udah bersyukur banget, gak mungkin aku ngelakuin hal bodoh itu"

"TERUS FOTO TADI APA SAL KALO EMANG LO GAK SELINGKUHIN GUE"

"Sekarang juga Lo pergi dari sini"

"Kak tolong percaya sama aku kak, aku gak selingkuhin kamu. Aku gak mau pulang ke rumah ayah kak, aku takut di sana"

"Itu bukan urusan gue, sekarang juga Lo pergi dari sini"

Salma pun berlutut di depan Roni dan memegang kakinya.

"Aku mohon kak, jangan usir aku, aku gak tau harus kemana kalo kamu usir aku hiks"

Roni dengan emosi yang masih tinggi pun menendang Salma hingga tangan Salma terlepas dari kaki nya.

"Ayo kak pukul aku aja sampai emosi kamu reda, tapi tolong jangan suruh aku pergi kak"

Dan benar saja, Roni kembali menendang kakinya yang berdarah tadi, dan yang terakhir Roni kembali mencengkram dagu Salma lebih keras lagi lalu menampar nya dengan sangat kencang.

"Pergi sekarang juga sal, gue gak Sudi ngeliat Lo lagi di sini"

Roni pun mengambil tas baju Salma yang ada di kamar itu, lalu melemparnya ke arah Salma. Disana memang ada tas Salma yang mereka bawa dari rumah karena rencananya mereka akan menginap di sana selama kak Bella berada di Indonesia.

Dengan menahan rasa sakit di kakinya, ia keluar dari kamar berjalan gontai sambil menenteng tas nya.

Tampak semua orang di sana melihat ke arah nya. Roni pun ikut keluar dari kamar dan berdiri di samping Bella.

"KELUAR SEKARANG, GUE GAK MAU LAGI LIAT LO ADA DI SINI"

"Hiks ma, pa...

"Jangan pernah panggil mama papa gue dengan sebutan itu" potong Roni

"Om, Tante Salma pamit ya maaf selama ini Salma banyak ngerepotin om dan Tante, maaf juga udah buat kalian kecewa malam ini"

"Kalau benar itu kamu saya sangat kecewa sama kamu Salma, saya sudah menerima kamu dan menjaga kamu seperti anak saya sendiri tapi ini yang kamu perbuat"

"Maaf om, maafin Salma"

"Kak Bella...

"Lo gak perlu pamit sama gue, kalo mau keluar ya keluar aja, pintu terbuka lebar buat Lo"

Salam melewati Bella dan berhadapan dengan Roni, dengan penuh keberanian ia menatap mata Roni yang sudah memerah

"Kak Roni, makasih selama ini kak Roni udah jagain aku, udah bahagian aku dari awal pernikahan kita. Maaf juga udah banyak ngerepotin kamu, maaf udah buat kamu kecewa, aku pamit ya kak, kamu jaga diri baik-baik "

Roni hanya diam saja bahkan menatap Salma pun ia enggan

"Kaluna, Aliya, aca, syarla. Kalian percaya kan sama gue kalo gue gak akan ngelakuin hal itu. Kaluna, Aliya kita temenan udah dari kecil, kalian percaya kan sama gue?"

"Maaf sal, tapi kita kecewa sama Lo setelah ngeliat bukti foto tadi" ucap kaluna dan Aliya

"Maaf ya gue udah ngecewain kalian, maaf juga selama ini udah banyak ngerepotin kalian. Utang gue yang kemarin, insyaallah nanti kalo gue udah punya uang gue ganti kok, sekali lagi maaf ya, dan makasih juga udah mau temenan sama gue"

"Bang nayl, kak varo , kak Gaby dan kak dimas makasih udah Nerima gue jadi teman baru kalian. Maaf selama ini banyak ngerepotin, gue pamit ya"

"Kak Paul...

Paul yang melihat salam sedari tadi minta maaf sudah tak kuasa menahann tangisnya, saat Salma memanggil namanya, ia langsung merentangkan tangannya. Salma yang melihat itu pun langsung masuk ke dalam pelukan Paul

"Kak Paul, Salma takut. Aku harus kemana kak ini udah malem banget"

"Tenang aja sal, gue bakal nemenin Lo ya"

"Tapi nanti kak Roni marah, Kaka doain Salma aja ya kak, semoga Salma  bisa kuat hadapin ini semua"

"Roni gak akan tau, kamu tunggu di halte depan aja ya" Salma pun mengangguk

"Om, Tante, kak Bella, kak Roni, semuanya Salma pamit ya sekali lagi Salma minta maaf. Semoga nanti kalau ketemua kalian udah bisa maafin Salma ya, Salma pamit dulu"

***
Segini dulu ya gais, pusing banget buat alurnya😭

Jangan lupa komen gimana perasaan kalian baca ini☺️

Akankah Bahagia? (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang