85

1.7K 185 16
                                        

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


****

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

****

Sesampainya di rumah sakit Salma melihat sudah ada Roni di sana sedang duduk di atas motornya, ia langsung turun dengan girang dan menemui Roni.

"Hai kak udah lama ya? Maaf ya tadi macet soalnya"

"Ohh enggak kok sal baru sampe juga"

"Yaudah langsung masuk yuk, tadi aku udah hubungi dokter soalnya, katanya langsung masuk aja"

"Yaudah ayo, kamu pelan-pelan jalannya"

Sebelum masuk Roni membuka jaketnya dulu, ia tidak mau Salma malu jika ia masih memakai jaket gojek itu.

"Assalamualaikum dokter diva"

"Waalaikumsalam masuk Salma"

"Wahhh di temenin suami nya ini ya"

"Hah emm i iya dokter mumpung lagi gak sibuk"

"Ya sudah ibu langsung baring ya kita periksa"

"Baik dok"

Roni ikut masuk dan berdiri di samping istrinya yang sedang di periksa.

"Kandungannya aman kok Bu, tapi ibu jangan capek-capek ya, jaga pola makan juga, jangan banyak pikiran biar kandungannya gak lemah"

"Ini juga sudah bisa liat kelamin anaknya, mau sekalian aja atau tunggu sampai lahir? Biar surprise gitu"

"Langsung aja dok"-roni.

"Wahhh ayahnya udah gak sabar ini ya? Yaudah kita USG ya"

"Nah pak buk, itu udah kelihatan"

"Perempuan atau laki-laki dok"-salma

"Anak bapak dan ibu, laki-laki. Selamat ya pak Roni buk Salma"

"Alhamdulillah ya Allah"-salma

Roni sudah menitihkan air matanya saat mendengar ucapan dokter ia genggam dengan erat tangan Salma

'makasih ya Allah enggak telah menitipkan seorang putra. Jagain bunda terus ya jagoan ayah'

"Emmm dok kalo misalnya di lakukan tes DNA semasa hamil begini bisa gak dok?"

Akankah Bahagia? (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang