"Salma, Roni sal"-bang nayl
"Kak Roni kenapa bang?"-salma
"Barusan dokter periksa kondisi Roni, dan tiba-tiba aja Roni kejang - kejang sal, ayah bagash suruh gue buat panggil Lo"
"Ya ampun kak Roni. Bang Kevin kak iman Ara titip Lea dulu ya, Ara mau kebawah dulu liat kondisi kak Roni"
"Iya sal hati-hati ya jangan lari"
Sesampainya di bawah ia melihat keluarga dan teman-temannya berdiri di depan ruangan dengan wajah yang tegang, entah kejadian apa yang sudah dia lewatkan saat ini.
"Ayah kak Roni kenapa?"
"Kamu tenang ya kita berdoa semoga Roni baik-baik aja"-ayah Bagas
"Gabisa ayah, kata dokter apa? Kok pada diem aja"-salma
"Dokter masih di dalam nak, sabar ya"-ayah Bagas
Tak lama dari itu pintu pun terbuka, dan tampak lah seorang dokter keluar dari ruangan itu, semuanya pun mendekat ke arah pintu.
"Gimana keadaan anak saya dok?"-mama Amelia
"Puji Tuhan saudara Roni sudah sadar, dan kejang tadi adalah tanda bahwa ia sudah sadar dari koma nya, sekarang sudah bisa di temui tapi satu-satu dulu ya dan jangan terlalu ribut karena kondisi pasien masih lemah"-dokter
"Alhamdulillah ya Allah "-all
"Makasih banyak ya dokter"-papa Adi
"Sama-sama pak, kalau begitu saya permisi dulu ya"-dokter
"Mama dulu aja ya yang masuk, mana mau ketemu Roni"-mama Amelia
"Iya ma, tapi ingat kata dokter ya"-papa adi
"Hai anak mama"
"Mama"
"Iya sayang ini mama, mana yang sakit nak?"
"Roni gapapa kok ma, gaada yang sakit juga"
"Kamu boleh ngeluh ke mama nak, kamu tetap anak mama. Mama gak mau kamu nyembunyiin rasa sakit kamu dari mama"
"Mama makasih masih mau Nerima Roni yang udah banyak ngecewain mama"
"Enggak sayang, mau gimana pun kamu, kamu tetaplah anak mama"
"Roni sayang mama"
"Mama juga sayang banget sama Roni"
"Papa ada datang gak ma?"
"Ada nak, Roni mau ketemu sama papa?"
"Emangnya papa masih mau ketemu sama Roni?"
"Pasti mau dong nak, Roni kan anak papa juga mama panggilin papa ya?"
"Iya ma"
Mama Amelia pun keluar dan menyuruh papa Adi untuk masuk.
"Gimana kondisi kamu sekarang Ron?"
"Alhamdulillah baik pa"
"Pa maafin Roni ya untuk semua kesalahan Roni, Roni udah banyak bikin papa kecewa dan malu Roni gak pantas jadi anak papa"
"Enggak nak kamu tetap anak papa"
"Roni sayang banget sama papa"
"Papa juga sayang banget sama Roni, papa minta jangan di ulangi lagi ya papa gak pernah ajarin kamu untuk kasar sama perempuan tapi kenapa kamu bisa ngelakuin itu ke istri kamu sendiri"
"Roni juga gatau kenapa Roni bisa ngelakuin itu, Roni terlalu emosi pa"
"Yaudah lupain aja, yang penting sekarang kamu sembuh dulu ya"
KAMU SEDANG MEMBACA
Akankah Bahagia? (END)
Fiksi Remajaseorang gadis yang selalu mendapat perlakuan kasar dari ayah dan kakak nya. karena sudah tidak mau mengurus akhirnya ia di jodohkan dengan lelaki yang sama sekali belum ia kenal. mereka menjalani pernikahan layaknya orang asing yang tinggal satu ata...
