5 tahun kemudian
"Bunda, baju sekolah Lea mana?"-adik Lea
"Ada di atas kursi sayang, Lea bisa kan pake sendiri?.bunda lagi bikin bekel kamu"-salma
"Bisa bunda"
"Pintarnya anak bunda"
"Sudah selesai belum pakai bajunya?"
"Sudah bunda"
"Yaudah sini sarapan dulu"
Lea pun duduk di kursi lalu mulai sarapan nasi goreng yang dibuatkan oleh Bundanya.
"Lea, hari ini kan hari pertama kamu masuk sekolah. Nanti di sekolahnya yang pinter ya, denger apa yang di bilang Miss nya, oke sayang?"-salma
"Oke bunda. Aku udah gak sabar mau sekolah nanti dapat teman baru kan bunda?"
"Iya sayang pasti, Lea jangan nakal sama temannya ya"
"Iya bunda.... Ohiya ompa ikut antar lea gak bunda?"
"Emm, bunda gatau sayang soalnya ompa kan kerja. Nanti kalo ompa ga datang bunda aja yang antar lea gapapa kan?"
"Gapapa bunda"
Lea sudah masuk TK. Ia sekolah di sekolah yang cukup mahal, dengan mengandalkan tabungannya selama ini Salma memberanikan diri memasukkan Lea untuk bersekolah di sana.
Lea sangat dekat dengan Paul, dari kecil ia selalu bermain dengan Paul jika Salma berangkat bekerja. Selain menerima gosok baju di rumahnya, ia kembali bekerja di toko bunga. Tak jarang juga ia membawa Lea jika Paul sedang ada jam kuliah.
Paul sudah lulus 1 tahun yang lalu, sekarang ia bekerja di perusahaan yang papanya berikan kepadanya. Sebelum menjadi CEO tentu saja banyak yang Paul lalui, termasuk ancaman dari sang ibu.
Mamanya melarang keras untuk memberikan perusahaan itu kepada Paul dengan alasan bahwa masih ada Reno yang lebih tua dari Paul, namun apa yang di ucapkan oleh papanya tidak dapat di bantah sedikitpun. Lagi pula papa Hendra juga sudah menyiapkan perusahaan untuk Reno tetapi ia menunggu sampai anak itu sarjana dulu, karena selama ini ia tidak serius kuliah jadilah Paul yang lulus terlebih dahulu.
"Heii, ompa pasti ikut antar lea dong, kan hari ini hari pertama kamu masuk sekolah"-paul
"Ompaaa.. makasih ya udah mau antar lea"-lea
"Sama-sama sayang. Ayo di makan dulu sarapannya, abis itu kita berangkat ya"-paul
"Siap ompa"
Dengan lahabp dan bahagia Lea menghabiskan sarapannya, lalu di bantu oleh Salma memakai sepatu dan berangkat sekolah.
"Lea, bunda sama ompa pulang dulu ya. Nanti kalo udah jam nya pulang bunda jemput lagi ya, ingat kata bunda jangan nakal ya nak"-salma
"Iya bunda, Lea janji tidak akan nakal"-lea
"Yaudah Lea masuk gih, itu udah di panggil sama Miss nya"-paul
"Lea masuk dulu ya bunda, ompa dadahh"- Lea
Setelah mengantar Lea sekolah Paul mengantar Salma menuju tempat kerjanya yaitu toko bunga
"Lea masih sering nanyain tentang papa gak sal?"-paul
"Masih ul, malahan hampir tiap malam kalo mau tidur dia selalu nanya 'ayah kemana? Kenapa ayah tidak disini sama kita? Apa Lea tidak punya ayah?' gue gatau lagi harus jawab apa ul, gue selalu aja bohong sama dia"
"Gapapa sal Lea juga belum ngerti. Tapi lo gaada niatan buat temuin Roni dan Lea? Bagaimana pun kan Roni ayah nya"
"Untuk sekarang enggak kak. Walaupun kak Roni udah tau semuanya tapi hati aku belum siap buat ketemua dia, aku masih takut"
KAMU SEDANG MEMBACA
Akankah Bahagia? (END)
Genç Kurguseorang gadis yang selalu mendapat perlakuan kasar dari ayah dan kakak nya. karena sudah tidak mau mengurus akhirnya ia di jodohkan dengan lelaki yang sama sekali belum ia kenal. mereka menjalani pernikahan layaknya orang asing yang tinggal satu ata...
