Setelah bertemu di cafe malam itu, Roni kembali menemui Alea di sekolah bahkan di rumah pun ia sering berkunjung.
Ia tidak mau anaknya merasa sendiri dan merasa minder karena tidak memiliki ayah. Bukan apa-apa tapi Roni tau teman-teman Alea disekolah mengejek anaknya dengan sebutan 'anak tidak punya ayah'
Hal itu membuat Roni geram, namun belum bisa mengambil tindakan karena belum ada yang mengetahui bahwa Alea adalah anaknya.
Seperti saat ini Roni memutuskan untuk menjemput Alea pulang sekolah. Namun sesampainya di sana ia melihat Alea akan menyebrang untuk menemui Salma, namun ada mobil yang melaju sangat kencang.
Roni segera berlari dan mendorong Alea, hingga dirinya lah yang tertabrak mobil hingga pingsan. Dahinya mengeluarkan banyak darah, akibat terbentur di batu.
Alea dan Salma langsung berlari untuk melihat kondisi Roni, Salma mengangkat kepala Roni dan menaruhnya di pahanya.
"Kak, kak Roni bangun kak"-salma sambil menepuk pipi Roni
Alea ikut menangis melihat kondisi ayah nya yang terus mengeluarkan darah. Salma segera memanggil taksi dan membawa Roni ke rumah sakit Trisakti, rumah sakit terdekat dari sekolahan Alea.
Sesampainya di sana Roni langsung ditangani oleh dokter. Roni harus di rawat beberapa hari di RS Untuk terus memantau kondisi Roni, kepala Roni pun harus di perban akibat luka yang berada di dahinya.
"Bunda, ayah gimana?"-alea
"Doain ayah nya ya nak, semoga ayah baik-baik aja"-bunda
"Amin"-alea
Tak lama dari situ Paul pun datang Karena Salma yang menghubunginya, namun ia tak datang sendiri namun bersama kedua orang tua Roni, tentu saja Paul yang memberitahu mereka.
Salma yang melihat kedatangan kedua orang tua Roni langsung menunduk, ia menjadi gugup.
"Salma, gimana keadaan Roni sekarang"-paul
"Kak Roni harus di rawat kak, karena benturan keras di kepalanya, jadi dokter harus pantau kak Roni terus"-salma
"Ya Allah Roni, kenapa bisa gini sih?"-mama Amelia
Salma semakin gugup dan takut, ia takut jika akan kena Marah lagi saat orang tua Roni tahu ini semua karena Roni menyelamatkan anaknya.
"Gimana kejadiannya sal?"-papa Adi
"Emm, ma..maaf om ini semua salah saya dan anak saya, tadi kak Roni menyelamatkan Alea yang hampir tertabrak mobil"- ucap Salma sambil terus menunduk, dan memeluk bahu anaknya.
"Sekali lagi maafin saya om, Tante. Saya pasti tanggung jawab kok atas kejadian kak Roni tadi"-salma
"Mau tanggung jawab dengan cara apa kamu?"-mama Amelia
"Emmm, saya akan bayar rumah sakitnya Tante, saya juga akan menjaga kak Roni selama dia di rawat"-salma
"Ahh udahlah saya mau ketemu anak saya"-mama Amelia
Ia langsung menerobos masuk ke ruangan Roni dan papa Adi pun ikut langsung masuk.
"Sal, Alea baik-baik aja kan? Gaada yang luka?"-paul
"Cuma tangannya aja kak kegores dikit karena tadi di dorong kak Roni, cuma udah di obatin juga kok"-salma
"Kamu yakin sama ucapan kamu tadi sal?"-paul
"Yang mana kak, yang aku mau tanggung jawab?"-salma
"Iya"
"Aku yakin kak lagian kak Roni gini juga karena ngebantu Alea kan. Aku masih ada tabungan kok, nanti juga aku cari lagi kali uangnya masih kurang"
KAMU SEDANG MEMBACA
Akankah Bahagia? (END)
Fiksi Remajaseorang gadis yang selalu mendapat perlakuan kasar dari ayah dan kakak nya. karena sudah tidak mau mengurus akhirnya ia di jodohkan dengan lelaki yang sama sekali belum ia kenal. mereka menjalani pernikahan layaknya orang asing yang tinggal satu ata...
