Aika berteriak namun dengan cepat tangan bau pria itu membekap mulutnya dan memeluk tubuh Aika.
"Hahahahah. Jadi lo pacarnya Zander, hmm boleh juga. Lo cantik body lo mulus, berisi. Berapa kali Zander udah nyobain lo."
••••
18+ (terdapat kata kata jorok dan adegan yang kurang mengenakkan, yang risih mending menyingkir saja)
Aika meronta-ronta ketika pria itu merangkul memyeret lalu melemparkan tubuh Aika ke ranjang.
"Udah berapa kali Zander cobain lo, hmm." Pria itu menindihi tubuhnya sehingga Aika tidak bisa membebaskan dirinya, tangannya terikat ke kepala ranjang.
Tenaga pria itu sangat kuat, Aika tak mampu melawan.
"Lepasin, brengsek!! Lo siapa berani masuk ke rumah gue." Lantang Aika dengan suara bergetar.
"Hahahaha? Gue? Gue cuman seseorang yang mau buat Zander hancur, tapi gue mau pacarnya dulu yang hancur di tangan gue." Pria itu tertawa mengerikan.
"Pacar? Gue bukan pacarnya Kak Zander. Gue cuman bawahannya aja."
"Gak usah ngelak, bego. Lo pikir gue percaya ucapan lo?"
"Tapi gue emang bukan pacar Kak Zander!" Teriak Aika.
"Bacot, buktinya cuman lo cewek yang akhir-akhir ini sama Zander."
"Udah gue bilang kita cuman kenalan."
Pria itu menyeringai, "mau kenalan. Mau pacar. Pasti lo salah satu orang spesial bagi Zander dan gue bakal ngerusak lo untuk buat Zander semakin hancur."
"AKHHH—"
Aika sepontan berteriak kencang saat tangan pria itu mengelus dadanya. Reflek kakinya menendang perut pria itu hingga jatuh tersungkur ke lantai.
"Sialan lo."
Aika hendak melarikan diri, namun tangannya diikat oleh pria tersebut.
Dengan raut wajah marah sangat menyeramkan, tiba-tiba pria itu bangkit lalu merobek baju tidur Aika. Untung tidak sampai telanjang karena hanya bagian atas saja yang robek, namun hal tersebut membuat buah dada padat bulat berisi yang terbungkus armor hitam sedikit terekspos.
Pria itu menatap lapar pemandangan didepannya, seolah binatang buas yang siap menyantap makanannya.
"Wow!!! Dada lo gede juga, pasti ulah Zander kan? Hahaha sialan, gue kira dia cowok cupu yang gak doyan beginian."
"T-tolong... Hiks.....lepasin.... Gue."
"Kira-kira, gimana dia gedein t*t* lo."
"Apakah gini...."
Tangan pria itu meraup kuat buah ranum Aika hingga membuat gadis itu kesakitan, semakin dilanda ketakutan, tubuhnya bergetar tak karuan di sertai keringat dingin yang mengucur deras.
"Lepasin... Tolongg.... Lepasin gueee."
"Atau begini..."
"KAK ZANDERR!!" Reflek teriak Aika memanggil nama Zander tanpa sadar.
Pria itu menarik kuat bra yang Aika kenakan hingga terlepas dari tubuhnya kemudian terpampanglah buah ranum berwarna putih pink tanpa pengaman.
"Hahaha, pilihan Zander emang gacor banget."
"Pergi... Pergi... Hiks... Jangan lihatt..."
"Hmm, Zander emang gak salah pilih."
Aika menggeleng kuat dan tubuhnya semakin memberontak saat pria itu mendekatkan wajahnya ke dada Aika.
KAMU SEDANG MEMBACA
ZANDERION
Romansa[ADA BEBERAPA PART BERUNSUR 18+ BIJAKLAH DALAM MEMBACA.] Judul sebelumnya: ANTEROS: Playing With Me Lelaki tampan bak dewa yunani dengan sifat dingin, kejam, kasar, dan berdarah dingin. Zanderion Rasalas Argantara, seorang wakil ketua geng motor te...
