Bab 23

32.8K 736 17
                                        

Edisi Fulltime bersama Anteros
 
 
  
  
  
    
 

Apartemen Zander ramai sekali sekarang dengan kunjungan teman-temannya secara tiba-tiba. Tanpa memberi kabar atau di undang, Anteros tiba di depan pintu Apartemen Zander sambil membawa beberapa kantong plastik berisikan minuman soda dan berbagai macam Snack.

Setelah sekian lama mereka dapat berkumpul santai seperti sekarang. Hari-hari sebelumnya terasa seperti badai besar sedang melanda, bahkan untuk sekedar nongkrong dengan tenang pun rasanya tak bisa.

Seperti sekarang mereka sedang bermain truth or dare.

"Siapa yang mau muter botolnya dulu?" Tawar Ryuu.

"Gu—"

"AKU!! AKU!! AKUU!!"

Elios mendekekik sebal, Cakra menyebrobot ucapannya.

"Biasa aja sialan!"

"Tau lo. Kayak bocah." Sahut Kenzo juga.

Sedangkan Cakra bodo amat dan menaruh botol kaca yang akan digunakan untuk permainan, bersiap akan di putar.

"Pokoknya yang ngehindar gue tampol bokongnya." Ujar Cakra mewanti-wanti temannya untuk tidak kabur.

"Mengingat dulu banyak yang kabur. Kalian gak akan pernah bisa kabur dari permainan kali ini."

"Ahh bacot lu. Buruan napa! Gue puter nih lama-lama." Elios gemas sendiri jadinya.

"Kalem bro. Orang sabar bini nya semok."

"Karena gue orangnya emosian kalo lo gak segera puter nih botol, gue cabut dua biji lo."

"Ngeri amat nih setan."

Cakra kemudian memutar botol tersebut dan mereka bersiap siapakah yang akan menjadi korban pertama mereka.

Dan ternyata ujung botol mengarah pada ketua kita, Salvero.

"NAHHH, PAK KETU NIHH YANG DAPET. OKE, TRUTH OR DARE?"

"Hadeuhh. Aneh-aneh nih pasti." Muka Salvero langsung tertekan karena dia yang pertama. "Truth deh."

Cakra langsung menyeringai jahat, "berapa kali lo ciuman sama Thea?"

"Ngapain lo nanya begituan?" Protes Salvero.

Tapi tanpa ia sadar, semua teman-temannya termasuk Zander dan Silas yang paling tak peduli sudah bersiap memasang telinga.

"Lohh, namanya juga truth bebas lah mau nanya apa aja."

"Ekhm... Kali ini gue setuju dengan Cakra." Timpal Kenzo.

"Secara kan lo yang paling romantis disini. Ekhem." Elios ikutan juga.

"Leher lo pada keselek biji salak —akhmmm, akhmmm." Salvero mendengus sebal, inilah yang tidak Salvero sukai dari permainan ini. Pasti aneh-aneh.

"Setiap hari gue ciuman sama cewek gue. Tadi waktu mau berangkat ke sini juga ciuman. Gak tahu berapa kali, mungkin seribu lebih."

"WOWW!!! GENTLE JUGA YA KETUA KITA INI." Goda Elios menatap Salvero genit.

"SETIAP HARI CIUMAN APA GAK BENGKAK TUH BIBIR!!"

"Btw ciuman apa ciuman doang nih?" Goda Kenzo menyenggol lengan Salvero.

"Hooh, siapa tahu ciuman tapi mampir ke hotel." Sahut Cakra menaik turunkan alisnya.

"Emang kalo mampir kenapa? Lo pada iri. Lagian lo Ken, bukannya lo sama Zoya juga begitu. Pake ikutan ngejek gue segala lagi."

ZANDERIONCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang