Pria berambut gondrong di kucir kuda berhadapan langsung dengan anggota inti serta di kelilingi seluruh anggota Anteros.
Pria itu melirik ke arah gadis yang nampak duduk anteng di sofa sambil menggerutu sebal menatap wajah bingungnya.
Ia menghela nafas, dalam batinnya ia bersyukur Aika baik-baik saja. Masih utuh tak ada yang lecet.
Saat tadi ia mendapati telfon dari Aika dan mengatakan untuk segera ke Markas Anteros. Fargaous terperanjat nan kalang kabut mengira bahwa Aika tertangkap oleh Anteros karena membuat masalah di area balapan.
Fargaous langsung melesat ke sini. Ia bahkan sampai lupa untuk menutup bengkel sangking cemasnya.
Mantan geng motor seperti Fargaous tentu tahu bagaimana kebengisan Anteros yang tak pandang bulu.
"Jadi, apa mau kalian?" Kata Fargaous santai menatap datar Sang ketua Anteros.
"Siapa lo?"
Fargaous terkekeh kecil, menutupi rasa gugupnya "untuk apa orang terkenal seperti kalian ingin tahu rakyat jelantah seperti ku."
"Nggak usah sok basabasi deh lo. langsung ke intinya." celentuk Cakra.
"Jawab semua pertanyaan gue dengan jujur, atau lo akan tahu akibatnya." Salvero maju mendekati Fargaous. Kini mereka saling berhadapan, Salvero menatap Fargous mengintimidasi.
Zander merasa aura mengintimidasi yang sangat kuat dari Salvero. Hal ini jarang terjadi karena Anteros selalu menemukan lawan yang lemah, terlebih Salvero Sang ketua yang kelewat santai. Namun auranya kini jelas berbeda, seolah sedang berhadapan dengan binatang paling buas penguasa saban.
Dan hal itu bukan Zander saja yang menyadarinya tapi seluruh anggota Anteros.
"Dasar tidak punya sopan santun anak muda ini. Hormat sedikit dong sama yang lebih tua."
"Apa-apaan sih om-om ini." Dengus Cakra membuat Fargaous gemas.
"Umur gw baru 24 siapa yang lo panggil om om?"
"Lah mukanya kayak om-om."
"Sialan lo."
"lah nggak sadar diri. Ngaca sono ada kaca noh di pojokan."
"Iya kah?" sambil meraba raba wajahnya sendiri.
"Muka lo emang udh mirip aki-aki. "
"Diam." Seru Salvero membuat mereka senyap.
"Jangan alihin pembicaraan kita. Gue tanya sekali lagi, siapa lo sebenarnya?" Tanya Salvero penuh mengintimidasi.
"Gue cuman orang biasa. Lo nggak liat penampilan gue penuh oli semua. Gue cuman tukang bengkel bukan penjabat."
"Kalau begitu lo kenal sama gadis itu?" Tunjuk Salvero ke arah Aika.
"Kenal. Dan kenapa bisa dia ada disini? Gadis itu ada masalah sama kalian?"
"Ohh, dia hampir ketabrak wakil ketua kita waktu balapan. Motornya jadi rusak, balapannya kalah. Aika jadi tanggung jawab dengan jadi budak Zander."
Sontak hal itu membuat Fargaous melotot tajam ke pada Aika.
Hal itu juga di balas oleh Aika tak kalah tajam. Sorot mata mereka seolah melayangkan sebuah kata kata, seperti sedang telepati.
"Apa yang lo lakuin bocah sialan? Kan udah gue bilang jangan cari masalah sama geng motor."
"Gue gak sengaja, Pargosss."
Fargaous mendengus kesal, menurutnya akan sulit membebaskan Aika dari masalah ini, terlebih lagi dengan Anteros.
KAMU SEDANG MEMBACA
ZANDERION
Romance[ADA BEBERAPA PART BERUNSUR 18+ BIJAKLAH DALAM MEMBACA.] Judul sebelumnya: ANTEROS: Playing With Me Lelaki tampan bak dewa yunani dengan sifat dingin, kejam, kasar, dan berdarah dingin. Zanderion Rasalas Argantara, seorang wakil ketua geng motor te...
