CHAPTER 43

4.6K 145 14
                                        

Seringai kecil dengan tatapan sayu yang terlihat tajam begitu puas setelah mendapatkan apa yang ia mau. Sudah lama dirinya terlalu bermain-main membiarkan tambatan hatinya mengandung sampai melahirkan. Serta menjalani hidup dengan bebas tanpa pengawasannya sudah cukup membuatnya mendapatkan predikat kesabaran yang tak tertandingi.

Dan berapa bulan yang lalu harus ia saksikan lagi pernikahan wanitanya. Noah, pria yang terlihat baik selama ini hanyalah topeng. Ia pikir menjadi pria yang baik akan membuat wanita ini mencintainya, ternyata semakin ia mencoba terlihat baik dirinya justru terinjak dan terlupakan. Tergantikan dengan pria yang tidak pantas untuk mendapatkan hati Ruby.

Berapa hari yang lalu Noah berusaha berbicara dengan lembut saat tak sengja bertemu Ruby di rumah sakit. Tapi wanita itu justru terlihat egois dan menolaknya dengan amat sangat kasar, tamparan kecil tidak berarti apa- apa baginya. Sebab sejak hari itu, sisi obsesinya kepada Ruby kian memuncak membuatnya memutusan untuk melakukan hal yang tak terduga seperti saat ini. Wanita ini mencoba melawannya, memukulnya serta menamparnya seperti waktu itu dan Noah juga tidak tinggal diam. Ia juga menampar pipi Ruby berulang kali lalu memberikan bius agar wanitanya jinak saat dibawa olehnya.

Ia usap pipi Ruby yang memar akibat tampannya, sungguh ia tidak bermaksud untuk bersikap kasar. Hanya saja Noah sudah muak dan batas kesabarannya sangat tipis, jarinya menelusuri kulit Ruby mulai dari ujung tangan lalu berjalan menuju leher serta berhenti tepat di sela dada Ruby yang masih tertutup dress yang wanita itu kenakan.

Ada bercak keunguaan di sana. Tepat di atas permukaan dada wanitanya, decikan kesal terdengar jelas dari mulut Noah. Ia membayangkan bibir pria bodoh itu, meninggalkan bekas di permukaan kulit wanitanya.

"How many times have you fucking with your husband uh? I hate the kissmarks on your body, I want to replace them with mine," bisik Noah mendekatkan bibirnya lalu mengecup basah pada celuk leher Ruby, lalu kecupan itu ia lakukan pada tulang selangka meninggal bekas di sana.

Ia angkat kepalanya. Menatap sekilas pada hasil karyanya, senyumnya terukir lebar. Lalu Noah menepatkan dirinya naik di atas ranjang yang sama, meletakan kepalanya di atas tubuh Ruby. Memeluk pinggang wanita itu dengan erat, menghirup dalam- dalam wangi candu yang tak sedikitpun ia lupakan selama bertahun- tahun. Dan ia berharap di tahun ini, menjadi tahun dimana akan ia dapatkan Ruby seutuhnya.

"Kenapa harus cincin ini yang kau pilih. Aku juga menyiapkan cincin berlian yang tak kalah mewah, dimana kalung yang aku berikan padamu? Apa kau membuangnya," gumam Noah terus berbicara, ia yakin Ruby tidak bisa mendengar dan merespon tapi tetap saja dirinya terus berbicara.

Cinta pertama yang tak terlupakan juga terjadi kepada dirinya. Berkali-kali ia mencoba membuka diri dengan orang baru, tetap Ruby wanita yang ia inginkan.

Ruby telah sadar beberapa menit yang lalu tepatnya saat ia mendengar dorongan pintu dan suara Noah. Pria yang pernah berada di masa lalunya, tidak ia percaya bahwa dirinya akan dipukuli serta diculik oleh seseorang yang bahkan tak terlintas sedikitpun dalam benaknya melakukan hal kriminal seperti ini.

Kecupan itu, Ruby juga sadar saat Noah melakukan hal menjijikan kepada tubuhnya. Kendati meskipun ia telah sadar, tetap dirinya berpura- pura pingsan. Hanya untuk menunggu apa tujuan dan maksud penculikan yang dilakukan Noah, dan yeah obsesi sekali lagi tak pernah ia duga kini berlangsung seperti plot twins dalam hidupnya.

"You're not sleeping, right? You tried to lie to me? detak jantungmu begitu cepat, sangat cepat menandakan kau telah sadar dan ketakutan," papar Noah mengangkat kepalanya, ia cekik leher Ruby untuk memaksa wanita itu membuka mata.

Ruby membuka matanya, irisan itu menatap tajam tanpa rasa takut. Ia juga membalas Noah dengan mencekik leher pria itu, kuat-kuat ia melakukannya meskipun dirinya juga sesak napas sekarang.

𝐒𝐄𝐂𝐑𝐄𝐓 𝐁𝐀𝐁𝐘 𝐌𝐑. 𝐁𝐈𝐋𝐋𝐈𝐎𝐍𝐀𝐈𝐑𝐄Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang