Sanda 46 - Di Benci!

90 8 8
                                        


Lanjut guysss..
Selamat membaca..🤗♥️♥️

💘💘💘

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

💘💘💘

"Reno.."

Reno merasa seseorang secara tiba tiba memeluknya hangat, dan dia tau siapa orangnya.

"Jangan kabur kaburan kayak gini, lo buat orang tua lo khawatir Ren, terutama gue"

Wajahnya mendongak untuk menatap sang empu, perlahan tangan mulus itu, mengusap wajahnya lembut.

"Gue khawatir.. Lo baru aja keluar dari Rumah Sakit dan harusnya istirahat di Rumah aja kenapa malah ke danau? Dan kalau lagi sedih jangan di pendam sendirian kan ada gue sebagai pacar lo yang akan siap jadi pendengar dan penenang lo.."

"Sanda.."gumamnya dengan nada sedih, dia terharu mendengar ucapan itu yang membuatnya merasa bahwa hubungan ini mungkin saja akan bertahan.

Sanda kembali memeluk Reno guna menenangkannya, sembari mengelus rambut sang empu dengan sayang.

"Bang Rendi kembali tapi Reno rasa semuanya kayak mimpi.."ucapnya dalam pelukan Sanda.

"Iyah. Gue ngerti perasaan lo Ren, lo cuman perlu waktu untuk terima semuanya.."

"Sanda"

"Hm?"

"Sanda cinta sama Reno kan?"

Pendengar pertanyaan Reno membuat dia melepaskan pelukan keduanya, dan menatap cowok itu lalu mengangguk.

"Kalau sama bang Rendi gimana?"

"Gimana maksudnya?"

"Apa kamu udah nggak ada rasa cinta sama dia?" tanya Reno lalu membuang pandangannya ke arah Danau.

Hatinya terasa tidak nyaman saat menanyakan itu.

Sanda menghela nafasnya pelan dan terus menatap Reno. Sepertinya dia tau apa yang menjadi kekhawatiran cowok di depannya.

"Kalau rasa itu masih ada.. Gue nggak akan ada disini buat nemuin lo.."ucapan Sanda mampu membuat Reno kembali menatapnya.

"Gue udah nggak punya rasa apapun lagi sama Rendi.. Semuanya udah di lo, bahkan saat gue di dekat dia pun nggak ada rasa yang sama kayak gue lagi di dekat lo kayak sekarang. Hati gue sepenuhnya udah buat lo Reno bukan buat Rendi lagi!" ucap Sanda dengan penuh ketegasan sembari tangannya menangkup pipi Reno.

"Maafin Renoo.. Hikss Reno udah salah faham" lirih Reno. Kepalanya menunduk pelan.

"Salah faham gimana hmm? Kasih tau gue.." ucap Sanda sembari mengusap rambut Reno pelan.

"Reno.. Reno fikir, Sanda akan putusin Reno dan balik lagi sama bang Rendi"

"Bodoh!"

Reno mengerucutkan bibirnya dengan cemberut, saat mendengar umpatan Sanda mungkin saja cewek itu marah padanya.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Feb 05, 2025 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

DUNIA SANDA!Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang