28.

15.3K 406 36
                                        

Brak!!

Brak!!

Pyar!!

Brak!!

"Cari orang itu sampai ketemu dan bawa kembali Zoya!!" Teriak Derion setelah meluapkan emosinya yang tak terbendung pada Ken sampai babak belur karena belum menemukan keberadaan orang yang menculik Zoya seminggu lalu.

"Baik, saya akan mencari di semua tempat." Ucap Ken langsung keluar dari ruangan Derion yang berantakan.

Derion mengeratkan giginya kuat dengan deru nafas yang cepat mencengkram pinggiran meja, seminggu Derion terus mencari keberadaan Zoya dan mencari tau siapa pria itu. Namun Derion tak kunjung menemukan diaman Zoya berada dan siapa pria itu.

Kalung yang ia berikan pada Zoya yang didalamnya terdapat alat pelacak juga tiba-tiba berhenti bergerak. Ken menemukan kalung itu dipakai orang lain tanpa adanya keberadaan Zoya, dari mana pria itu tau kalau kalung itu ada alat pelacaknya dan langsung dibuang untuk mengecohnya.

Berbagai jalur darat, laut dan udara semua Derion cari namun tak kunjung menemukan Zoya. Jika Derion bisa menemukan pria itu, Derion akan membunuhnya dengan rasa sakit yang sangat menyakitkan.

Derion ingin tau keadaan Zoya dan kandungan Zoya apakah baik-baik saja, kandungan Zoya masih 6 bulan. Derion takut jika Zoya dan anaknya kenapa-kenapa. Derion mengusap wajahnya kasar, dimana lagi Derion harus mencarinya. Derion pikir Freya ini rencana Freya namun ternyata ini pelakunya bukan Freya, ini membuat Derion ingin tau siapa pria yang berani mencari mati dengannya.

"Kubunuh kau sialan kalau sampai aku menemukanmu." Ucap Derion dengan suara gemetar karena menahan emosinya.

Ceklek!

Herlina masuk kedalam ruang kerja Derion dan mendapati ruangan ini sangat berantakan sampai pecahan kaca dimana-mana, Herlina melihat Derion diam sejenak lalu melangkah mendekati Derion dan meletakkan map coklat dimeja Derion.

"Kalau kau cuma melampiaskan amarahmu, kau tak akan menemukannya." Ucap Herlina melipat kedua tangannya.

"Dia sudah berani menculik milikku, bagaimana aku bisa diam saja!"

Plak!!

Tamparan keras mendarat dipipi Derion membuat Derion bungkam dengan rahang yang mengeras.

"Jaga nada bicaramu sama Mama." Peringat Herlina menatap Derion tajam. "Kalau kau mencarinya dengan emosi, itu tidak akan membuahkan hasil... Lihat itu."

Derion diam sejenak lalu mengambil map coklat itu dan membukanya sedangkan Herlina menyalakan rokoknya dan menyedutnya dengan santai, Derion melihat ini informasi data seorang pria membuat Derion mengeraskan rahangnya ketika melihat sebuah foto masa kecil Zoya dengan anak kecil laki-laki disampingnya.

Derion melihat bahwa orang ini bernama William Keandra Paul, mereka terlihat sangat dekat saat kecil. Derion melihat Herlina dengan ingin tau dari mana Herlina mendapatkan hal ini.

"Dari mana Mama mendapatkan ini?"

"Mama cuma membantumu, kau sendiri tau kalau tidak ada musuh manapun yang bisa menculik Zoya dengan mudah. Tapi dia dengan mudah menculik Zoya, Mama cuma mencari informasi Zoya siapa tau Mama mendapatkan sesuatu yang penting dan Mama menemukan orang ini yang dulu pernah dekat dengan Zoya... Mungkin dia yang menculik Zoya." Jelas Herlina mematikan rokoknya.

Derion diam meremas kertas-kertas itu hingga lecek.

















***














OBSESSION Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang