31.

13.6K 356 30
                                        

Derion membuka matanya saat merasakan tidak ada Zoya disampingnya, Derion langsung membuka matanya lebar dan segera bangun melihat sekitar kamar tidak menemukan Zoya. Derion bangkit dari ranjang menuju ke kamar mandi untuk mengecek keberadaan Zoya, didalam kamar mandi tidak ada Zoya bahkan di Walk In Closed.

Derion langsung keluar kamar untuk mencari Zoya, tidak terdengar aktifitas apapun bahkan keberadaan Zoya. Derion segera mencari keberadaan Zoya didapur atau ruang tamu, tapi tak menemukan Zoya.

"Sayang!!" Panggil Derion sedikit keras. Tidak mungkin Zoya diculik lagi diwilayahnya yang dijaga ketat.

"Aaarrrkkkk!!"

Derion menatap kearah sumber suara yang cukup keras dibelakang rumah membuat Derion langsung bergegas menuju belakang rumah, itu buka suara teriakan Zoya. Derion yang melihat pemandangan didepannya membuat Derion mengerutkan dahinya tajam.

Melihat dua maid yang tergeletak ditanah tanpa nyawa dengan tubuh mereka yang berlumuran darah dan Zoya yang juga berlumuran darah sedang menikam perut maid dengan pisau, Derion melihat salah satu maid yang melihat hal mengerikan itu sampai terduduk ditanah melihat Zoya yang membunuh tiga maid.

"Zoya!" Panggil Derion.

Srett!!

Jleb!!

Zoya menikam lagi perut maid itu sampai darah keluar dari mulut wanita itu, hal itu membuat Derion kaget kenapa Zoya melakukan hal itu. Setelah menikam maid itu Zoya mencabut pisaunya membuat maid itu langsung tergeletak dan mati.

Melihat Zoya yang akan membunuh maid yang menyaksikan kejadian itu membuat Derion langsung menghalangi langkah Zoya. Derion mencengkram bahu Zoya dan melihat tatapan Zoya sama seperti tatapan waktu itu, tatapan kosong.

"Zoya!!" Panggil Derion mengguncang tubuh Zoya namun tatapan Zoya tetap kosong.

Zoya yang ingin menikam Derion, namun Derion segera menghentikannya dan memerebut pisau Zoya digenggam Zoya yang sudah terlumuri oleh darah lalu membuangnya. Derion menangkup kedua pipi Zoya, melihat Zoya dengan bingung.

"Zoya kenapa dirimu?!" Sentak Derion mengguncang tubuh Zoya.

Zoya yang tidak menjawabnya tiba-tiba pingsan dan Derion segera menangkap tubuh Zoya kedalam pelukannya. Derion diam bingung dengan apa yang Zoya lakukan, ini sama dengan kejadian itu yang setelah melakukan ini Zoya pingsan.

"Hubungi Ken dan suruh membereskan ini." Ucap Derion menggendong tubuh Zoya.

"Cepat!!" Sentak Derion melihat maid yang masih hidup itu masih syok melihat Zoya membuat maid itu tersadar.

"B—baik Tuan." Ucap maid itu langsung pergi dengan takut

Derion membawa Zoya yang pingsan masuk kedalam kamar dan langsung meletakkan tubuh Zoya kedalam bath tub, Derion melucuti pakaian Zoya yang sudah berlumuran darah hingga telanjang kemudiang Derion menyalakan air untuk merendam tubuh Zoya.

Setelah bath tub itu penuh merendam tubuh Zoya, Derion langsung membersihkan darah dari wajah Zoya dan leher Zoya yang masih pingsan. Derion memandangi wajah damai Zoya bingung apa yang terjadi pada Zoya, setelah melihat Zoya bersih dari darah langsung Derion mengangkat tubuh Zoya dan membawanya ke ranjang lalu menyelimuti tubuh Zoya.

Derion mendesah melihat Zoya sambil mengusap kepala Zoya, tatapan Derion tak pernah lepas dari Zoya.

"Sebenarnya ada apa denganmu Zoya." Gumam Derion mengusap pipi Zoya lembut.

Derion melihat Zoya yang aneh bingung, nanti sore Derion akan membawa Zoya ke dokter psikolog untuk mengecek keadaan Zoya. Jika Zoya memiliki kepribadian ganda, tapi kenapa Zoya tidak pernah menceritakannya atau Zoya tidak menyadarinya.

OBSESSION Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang