#Duapuluhlima

137 12 0
                                        

⚠️Sexual Harrasment⚠️

⚠️Sexual Harrasment⚠️

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Luka yang tersimpan

-Wandi Pratama-

Kaivan terdiam seribu bahasa mendengar kalimat terakhir yang barusan Arga ucapkan.

Tidak cukup dia dikagetkan dengan Arga yang mengatakan kalau Wandi suka dengannya, rasa kaget Kaivan bertambah dengan Arga yang tahu kalau dia menaruh rasa kepada Rumi.

Bagaimana Arga bisa tahu semuanya?

Melihat ekspresi kaget Kaivan membuat Arga perlahan tertawa.

Tawa yang awalnya pelan dan disembunyikan, lama-lama semakin kuat dan lantang.

"Kaivan... Kaivan..."

Arga berlutut di depan Kaivan, dilepaskannya genggamannya pada kedua tangan Kaivan.

"Harusnya kamu liat muka kamu sekarang"

Arga kembali bersuara sambil menepuk-nepuk pelan pipi kiri Kaivan.

Belum sempat Kaivan bereaksi, tiba-tiba tangan kanan Arga menarik dagu Kaivan sampai Kaivan tersentak dan hampir menabrak Arga yang ada di depannya.

"Tapi saya gak peduli sama mereka, yang saya peduliin itu cuma kamu Kai—"

"—karna kamu punya saya"

"Kamu punya saya, Kaivan"

Arga menutup kalimatnya dengan penuh penekanan, begitu juga dengan tangannya yang menekan dagu Kaivan, membuat Kaivan meringis pelan.

"Kamu punya saya" Ucap Arga sekali lagi sebelum dia mencondongkan wajahnya mendekat ke wajah Kaivan.

Bibir Arga mendarat tepat di atas bibir Kaivan.

Awalnya tidak ada pergerakan apa pun dari Arga, dia hanya menempelkan bibir mereka, sampai perlahan kedua bibirnya mulai bergerak.

Gerakan yang awalnya lembut dan perlahan, mulai memburu dan menuntut.

Kaivan beberapa kali mencoba melepaskan ciuman Arga, namun tengkuknya ditahan Arga membuat geraknya terbatas.

"M-mas..."

"Stop... mas..."

"Mas Arga..."

Kaivan meronta, meminta Arga melepaskannya.

Sayangnya Arga seperti tuli. Dia terus mencumbu Kaivan bahkan semakin memperdalam ciumannya. Lidahnya memaksa masuk sampai Kaivan terbatuk karena rasa sesak yang kian menyiksa.

Kaivan mengerahkan seluruh tenaganya untuk mendorong Arga yang syukurnya usahanya berhasil.

Arga jatuh terduduk di atas lantai.

I'm Not GAY!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang