#Tigapuluhdua

105 11 1
                                        

⚠️Pemerkosaan⚠️

Terjebak dalam permainan

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Terjebak dalam permainan

-Kaivan Arnawama-

Kaivan meremat tali tasnya. Kepalanya melihat kanan dan kiri. Beberapa kali dia melihat jam tangan yang melingkar di tangan kirinya.

Kaivan sedang menunggu seseorang untuk menjemputnya.

Tak lama, Kaivan melihat sebuah mobil masuk ke dalam kawasan kantornya. Buru-buru Kaivan menuruni tangga, seperti tahu siapa pengemudi di dalam mobil tersebut.

Mobil itu berhenti tepat di depan pintu masuk di mana Kaivan sudah menunggu, lalu tanpa si pengemudi turun, Kaivan langsung masuk ke kursi penumpang di samping pengemudi.

Wandi yang juga baru saja pulang sempat melihat Kaivan masuk ke dalam mobil. Dia langsung berlari hendak melihat mobil siapa itu.

"Kenapa Wan...?" Tanya Rumi ikut berlari mengejarnya.

"Itu tadi Kai—"

Rumi melihat ke arah pintu keluar di mana mobil itu baru saja keluar.

"Kai? Sama siapa?" Rumi bertanya lagi.

"Mas Arga" Jawab Wandi dengan amarah tertahan.

"M-mas Arga...?"

"Kamu yakin Wan?"

"Yakin, aku hapal plat mobilnya, Rumi"

Rumi menatap ke arah jalan di mana mobil Arga tentu saja sudah tak terlihat.

"Ngapain... Kaivan pulang sama Mas Arga...?" Tanya Rumi pada dirinya sendiri.

"Udah aku duga, pasti ada apa-apa makanya Kai aneh banget"

"Terus sekarang gimana Wan?"

"Gimana apanya Rumi?"

"Yaudah biarin aja, toh Kaivan juga gak mau cerita ke kita"

"Kita bisa apa?"

Tanpa perlu menunggu jawaban Rumi, Wandi berjalan menuju parkiran motor.

"Ayo, kamu gak mau pulang?" Panggil Wandi setelah beberapa langkah dia tersadar kalau Rumi tidak mengikutinya.

Rumi mengangguk pelan sambil melangkahkan kakinya menyusul Wandi.

***

Kaivan mengedarkan pandangannya ke dalam rumah Arga. Tidak ada yang berubah sejak dia meninggalkan rumah ini lebih kurang satu bulan yang lalu.

"Kenapa kok gak masuk, Kai?"

Lamunan Kaivan dibuyarkan oleh pertanyaan Arga.

"Hah?"

I'm Not GAY!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang