#Tigapuluhtiga

122 10 0
                                        

Libur-run

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Libur-run

-Kaivan Arnawama-

Suasana hening memenuhi ruang tengah rumah Wandi, hanya ada suara detik dari jam dinding yang terdengar.

Setelah beberapa waktu, akhirnya Kaivan, Rumi, dan Wandi, kembali berkumpul.

Rumi dan Wandi saling melirik, melemparkan "kode" satu sama lain sambil sesekali melihat ke arah Kaivan yang tetap tenang bermain tabletnya.

Tidak sadar sedang diperhatikan.

Wandi mengangguk beberapa kali ke arah Rumi, yang dijawab gelengan oleh Rumi.

Wandi mengangguk lagi, namun kali ini ditambah dengan matanya yang sedikit melotot.

"Hem hem" Rumi berdeham beberapa kali membuat perhatian Kaivan teralihkan ke dirinya.

"Kalian bulan depan sibuk gak?" Tanya Rumi membuka topik obrolan, memecah sunyi di antara ketiganya.

"Aku free"

Wandi yang memang sudah paham dengan maksud Rumi langsung menjawab secepat kilat, berbeda dengan Kaivan yang mengambil hp-nya untuk melihat kegiatannya di memo.

"Aku free juga. Kenapa Rumi?"

Senyum sumringah terbit di kedua sudut bibir Rumi.

"Pas banget, kita pergi liburan yuk?"

"Ayo ayo!" Jawab Wandi lagi-lagi secepat kilat, sampai Kaivan menatap bingung ke arahnya.

"Liburan? Mau ke mana?"

Mendapat pertanyaan seperti itu dari Kaivan membuat Rumi bersemangat dan berpindah duduk ke sebelah Kaivan.

"Nih, ada promo ke Thailand" Jawab Rumi sambil menyodorkan hp-nya ke Kaivan.

"Thailand? Jauh banget Rumi, yang deket-deket aja" Tolak Kaivan setelah melihat iklan promo itu sekilas.

"Ih yang deket-deket mau ke mana?"

"Bandung? Udah pernah"

"Bogor? Lah kemarin outing kantor kita ke sana"

"Bali? Aku terakhir liburan ke sana"

"Ayolah Kai, kita bertigakan belum pernah liburan keluar negeri bareng-bareng"

"Iyakan Wan?"

Wandi dengan cepat menganggukkan kepalanya.

"Kalau kita cuti bertiga apa dikasih?" Tanya Kaivan lagi.

"Kita berdua aja yang cuti, Wandi biar WFA"

"Iyakan Wan?"

Berbeda dengan sebelumnya, Wandi kali ini hendak protes, tapi tidak jadi karena dia langsung dipelototi Rumi.

I'm Not GAY!Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang