Jangan lupa follow Kaka
Selamat membaca 🥰
Sorry banyak typo
Sebulan sudah terlewati,haizan kini sudah kembali aktif disekolah bersama dengan ke 3 sahabatnya,selama itu pula kondisi mentalnya mulai membaik,terlihat dengan kelakuannya sekarang yang dengan terang terangan meledek rendra sebab tak bisa mencontek dan berakhir dengan nilainya yang dibawah rata rata dan mengharuskan nya mengikuti remedial,,padahal itu sudha beberapa jam yang lalu,tapi sampai sekarang di kantin pun haizan masih asyik meledek rendra,karna menurut haizan membuat Rendra emosi itu adalah hobinya
"Makanya belajar Rendra,jangan bermain game terus,,huuuu"
Rendra terkekeh ringan lantas dengan santai menjitak kepala haizan,pelan tetapi berhasil membuat haizan meringis kesakitan,
"Jingga Rendra nya nakal,masa jitak jitak kepala aku"
"Dih aduan banget,gue yang harusnya marah sama lo bocah!
"Berarti kamu juga bocah,kan kamu teman ku"
"Lo lebih bocah dari bocahnya sendiri"
"Apaan sih Rendra nyebelin deh"
Haizan menatap kesal Rendra,dan hal itu berhasil membuat jenovan yang berada disampingnya. Dengan gemas mencubit pipi yang sekarang terlihat gembul itu
"Mbul,,ambekan Mulu kayak cewek"
"Kamu juga
"Ssttt,,sudah berantemnya sini makan,nih baksonya udah Dateng"
Jingga menengahi dengan menarik haizan duduk disampingnya,meletakan bakso dihadapan anak itu lantas menarik cepat sambal yang hampir dituang anak itu,
"Sedikit janji"
Rayuan haizan sama sekali tidak membuat jingga goyah,sementara Rendra dengan entengnya pamer dihadapan haizan, menyendok sambal lantas mengaduk baksonya,mencicipinya dengan nikmat seolah dirinya menang dalam hal itu
"Inget Minggu lalu?sampe libur kan sekolahnya gara gara diare"
"Tapi itu bukan karna bakso jingga"
"Iya tapi karna sambel yang di ayam geprek nya,sama aja mbul"
Jenovan menimpali,lantas menyerahkan jus alpukat yang baru saja dia tusukan dengan sedotannya dihadapan haizan.
"Tau ah nyebelin,pokoknya hari ini aku kalian gak teman"
Ocehan dengan mulut penuh bakso itu lagi lagi berhasil membuat ketiganya terkekeh,lucu haizan itu lucu,entahlah semenjak tinggal dengan keluarganya,haizan terlihat lebih lucu dan banyak bicara,mereka menyadarinya dan tentu mereka pun menyukainya,karna dia terlihat lebih bahagia sekarang
"Pulang ini dijemput siapa"
"Sepertinya Abang,tadi pagi Kaka bilang gak bisa jemput karna ada urusan di kampus"
Jingga mengangguk faham,
"Lo jadi pergi hari ini?
Pertanyaan jenovan ditujukan pada jingga,tapi tatapannya ia alihkan lad ahiazan yang terlihat bingung dengan pertanyaan itu
"Pergi kemana?siapa?
"Lo belum bilang?
Lagi haizan kembali dibuat bingung,tatapnya dia bawa pada jingga,sementara yang ditatap malah terkekeh
"Gue abis ini mau izin pulang duluan,mau ikut bokap sama nyokap ke bandung"
"Bandung?mau ngapan?
"Maen bentaran,nyokap lagi ngidam makan batagor langsung dari sananya"
KAMU SEDANG MEMBACA
aku?ada?
Cerita Pendekyang ada saja belum tentu dianggap,, apalagi aku yang hanya orang baru?
