Selesai dari taman belakang, Yoongi serta Jimin kini sudah sampai di kamar mereka.
Yoongi langsung saja membukakan pintu kamar hingga berbunyi Clek yang menandakan pintu sudah terbuka.
Jimin yang sudah mengerti maksud dan tujuan dari sang alpha pun segera memasuki kamar.
Setelah Jimin sudah berada di dalam kamar, Yoongi pun dengan cepat memasuki kamar dan mengunci pintu kamar mereka dari dalam.
Yoongi berjalan ke arah Jimin dan memeluk nya dari belakang sambil mengendus perpotongan leher Jimin.
Jimin yang mendapat serangan mendadak nampak terkejut atas serangan yang Yoongi berikan.
"H-Hyung"cicit Jimin sambil menahan desahan.
"Tidak usah ditahan mate, keluarkan desahanmu yang sexy itu"ujar Yoongi yang sedang memberikan kiss mark pada leher Jimin.
"T-Tapi....."perkataan Jimin terhenti saat Yoongi mulai mencium bibirnya.
"Uugghh"
"Sssllluurrpp"
Yoongi terus mencium, mengemut bahkan bermain lidah dengan lidah Jimin hingga Jimin sendiri kewalahan untuk mengimbangi ciuman panas dari Yoongi.
"H...Hyung"cicit Jimin sambil memukul dada Yoongi.
Yoongi yang sadar bahwa Jiminnya hampir kehabisan nafas dengan enggan mengakhiri ciuman tersebut.
Setelah ciuman panas itu telah berakhir, Jimin dengan rakus mengambil oksigen sebanyak mungkin.
Melihat Jimin yang sedang sibuk menghirup oksigen dengan rakus Yoongi pun menggendong Jimin bak pengantin ke arah ranjang.
Yoongi membaringkan Jimin dengan perlahan. Yoongi mengungkung Jimin dan menatapnya dengan gairah.
"Boleh aku lanjutkan mate?" Tanya Yoongi kepada Jimin.
Jimin menatap Yoongi dengan tatapan sanyu dan mengangguk. Yoongi segera mencium Jimin dengan lembut.
Jimin memeluk leher Yoongi dan membalas ciuman Yoongi dengan gairah.
Yoongi mengakhiri ciumannya dan beralih ke leher Jimin. Yoongi menghisap leher Jimin dengan kuat hingga meninggalkan tanda kiss mark.
Jimin mengerang nikmat dan terus memeluk leher Yoongi.
"A-Alpha....Aakh" erang Jimin dengan sexy.
Yoongi menatap Jimin dan smirk.
"Kamu sangat menikmati, chim" goda Yoongi.
Jimin tersadar dan tersipu. "Diamlah, kamu membuatku malu"
Yoongi terkekeh pelan. "Boleh aku melanjutkannya?" Tanya Yoongi dengan lembut.
Jimin mengangguk. "Lakukanlah, alpha"
Yoongi tersenyum senang dan segera membuka pakaian Jimin dengan cepat. Yoongi menciumi dada Jimin dengan semangat bahkan mengemut dada Jimin dengan semangat hingga membuat Jimin mendesah.
"Ugh...A-Alpha...Jangan dihisap kuathh"desah Jimin
Yoongi tetap menghisap dada Jimin dan meninggalkan tanda.
Yoongi mencium perut Jimin dan turun menuju paha. Yoongi mencium paha Jimin dan meninggalkan tanda kiss mark.
Yoongi segera membuka pakaiannya dengan cepat. Jimin memperhatikan dan tersipu melihat tubuh Yoongi yang berabs dan putih.
Yoongi smirk. "Sudah puas mengagumi tubuhku, mate?"
Jimin tersentak dan tersipu. "Aku tidak"
Jimin memalingkan wajahnya.
Yoongi terkekeh lembut. "Boleh aku melakukannya, mate?" Tanya Yoongi dengan lembut.
Jimin mengangguk. "L-Lakukan dengan perlahan, hyung"
Yoongi mengangguk pelan. Yoongi memasukkan kejantanannya ke hole Jimin dengan perlahan.
Jimin meringis kecil. Yoongi segera menghentakan kejantanannya masuk kedalam hole Jimin dengan kasar.
"AAKH" Jimin mendesah nikmat.
Jimin menatap Yoongi dengan gairah. "Bergeraklah hyung"
Yoongi tersenyum dan menggerakkan pinggulnya dengan cepat. Jimin merasa kenikmatan yang luar biasa.
Berbagai posisi telah dicoba oleh Jimin dan Yoongi. "H-Hyung, I wanna cum" desah Jimin.
"Together, chim"
Tidak lama, Yoongi mencapai ejakulasi nya dan mengeluarkan sperma nya didalam hole Jimin.
Jimin merasa perutnya hangat dan penuh. Jimin yakin dirinya akan hamil dalam waktu dekat.
Jimin menatap Yoongi yang begitu sexy. Jimin mengecup bibir Yoongi. "I love you, hyung"
Yoongi tersenyum dan mencium bibir Jimin dengan lembut. "I love you too, Chim"
Yoongi berbaring disamping Jimin dan memeluk Jimin dengan erat. Yoongi tertidur sambil memeluk Jimin.
Sedangkan Jimin merasa nyaman dalam dekapan Yoongi. Jimin juga tertidur dengan damai.
Dua minggu kemudian, Jimin sudah dapat menyesuaikan dirinya di pack Blackmoon. Seperti halnya hari ini, Jimin berjalan kearah halaman belakang untuk melihat Yoongi berlatih bersama warrior dan alpha yang lain.
Jimin berdiri di balkon dan menatap Yoongi dari kejauhan. Yoongi yang sedang berlatih merasakan kehadiran omeganya.
Yoongi mendongak dan melihat ke balkon. Yoongi tersenyum manis kearah Jimin.
"Apa terjadi sesuatu, Chim?" Tanya Yoongi melalui mind link.
Jimin tersenyum dan membalas mind link dari Yoongi. "Tidak, hyung. Aku hanya ingin melihatmu"
"Benarkah itu, sayang?" Tanya Yoongi pada Jimin melalui mind link.
Jimin mengangguk dari arah balkon. Yoongi menghela nafas. Yoongi tahu ada yang berbeda dari Jiminnya tapi Yoongi tidak bisa memaksa omeganya.
Maaf lama update
Aku sibuk di rl apalagi sekarang lagi skripsian makin sibuk mimin 😭
KAMU SEDANG MEMBACA
My King Alpha
WerewolfMin Yoongi seorang raja yang dingin dan datar namun sangat disegani oleh seluruh kalangan werewolf. Park Jimin seorang yang imut, manja, dan cantik, status nya adalah omega. Anak terakhir dari dua ber sodara. Bagaimanakah perjalanan kisah cinta Mi...
