Bab 104 - Terlalu Rapi

2 1 2
                                        

Vira menggenggam kemudi erat-erat.

Kedua bahunya terbuka sedikit lebih lebar, menyesuaikan diri dengan diameter kemudi yang jauh lebih besar dibandingkan mobil yang biasa ia kendarai di rumah. Jemarinya kemudian mengetuk-ngetuk permukaan kemudi dengan ritme pelan, memamerkan cat kuku gel yang sengaja ia pilih khusus untuk hari itu.

Merah darah dengan efek cat eye yang berkilau tipis setiap kali terkena cahaya.

Sedikit dramatis, memang. Tapi Vira sedang ingin dramatis hari ini.

Anting Tulola berbentuk kelopak bunga aster bergoyang lembut ketika ia memiringkan kepala, mendengarkan rentetan caci maki pedas yang mengalir dari AirPods di telinganya.

"JANGAN PIKIR KARENA REGY MAU BERTEMAN DENGAN ANAK-ANAKMU, MAKA MEREKA SETARA!"

Vira memejamkan mata selama satu detik.

"Sudah tahun segini masih ngomongin setara. Setara, setara, TAI KUCING!"

Untung saja desisannya tidak sampai terdengar di seberang sana. Tombol mute masih aktif.

Suara Dahlia kembali meledak.

"REGY ITU DULU ANAK PENURUT! GARA-GARA KALIAN, REGY JADI SERING MEMBANGKANG! BAHKAN SEKARANG KABUR DARI RUMAH! PASTI KALIAN YANG MENYEMBUNYIKAN REGY, KAN? AKU AKAN LAPOR KAPOLRI DAN NAMA KALIAN AKAN NAIK DI SEMUA MEDIA SOSIAL KARENA SUDAH MENCULIK SATU-SATUNYA PEWARIS RAMUNA!"

Ada sesuatu di dalam dada Vira yang perlahan-lahan retak.

Bukan untuk dirinya sendiri.

Bukan untuk Kylo.

Bukan pula untuk Sora.

Melainkan untuk Regy.

Vira memang bukan orang tua Regy. Tidak pernah merasa berhak mengaku sebagai ibunya. Namun justru itu yang membuat darahnya mendidih setiap kali mendengar Dahlia bicara seolah-olah wanita itu mengenal putranya sendiri dengan baik.

Seolah-olah Dahlia ada di sisi Regy setiap hari.

Apa Dahlia tahu Regy pernah diam-diam menangis sendirian di kamar Kylo karena ibunya lebih memilih menghadiri pembukaan cabang hotel baru di Paris daripada mengambil rapornya?

Apa Dahlia tahu kalau sarapan favorit Regy sebenarnya ubi madu panggang, bukan eggs benedict atau sushi yang selalu ia minta koki keluarga siapkan setiap pagi?
Apa Dahlia tahu kalau Regy paling senang berkeliling naik Vespa Kylo, menerobos angin dengan helm murahan dan tertawa seperti anak biasa---bukannya duduk di balik kemudi Ferrari yang teronggok di garasi rumahnya sendiri?

Apa Dahlia tahu apa pun tentang anaknya selain nama lengkap, nilai sekolah, foto-foto formal, dan fakta bahwa Regy adalah satu-satunya pewaris Ramuna?

Lalu makian Dahlia berbelok ke titik yang paling rawan: menyerang Kylo dan Sora.

"Andai Regy tahu kalau anak-anakmu cuma memanfaatkan anakku! Kylo bisa jadi ketua OSIS karena numpang tenar sama Regy! Sora bisa juara se-ASEAN karena uang Regy! Memang dididik buat jadi benalu! NGGAK TAU DIRI!"

"AAARRRGH!"

Vira mengaum lantang sampai tenggorokannya terasa sakit. Telapak tangannya kebas setelah menghantam kemudi.

Dari semua omong kosong Dahlia selama lima belas menit terakhir, rupanya inilah yang berhasil menembus pertahanan Vira.

Seorang perempuan kaya nan angkuh berani menghina kedua buah hatinya tanpa dasar.

Vira ingin berteriak balik. Ingin membuka mute untuk mengatakan sesuatu yang akan membuat Dahlia tidak bisa tidur selama seminggu. Namun ia tidak boleh meledak sekarang.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: 2 hours ago ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Under My SkyCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang