Chapter 13

14.7K 908 5
                                        

Jacob's POV

Aku dapat merasakan Bella yang sudah tertidur di pelukanku. Aku pun segera membopongnya ke kamarnya dan menidurkannya di tempat tidurnya.

"Kau.. Begitu cantik Bella." Ucapku sambil tersenyum.

Setelah beberapa menit memandangi wajah Bella, aku pun keluar dari kamar Bella dan kembali ke kamarku. Saat berjalan menuju kamarku, aku bertemu dengan ayahku, Ethan Barnave.

"Jacob." Panggilnya seraya tersenyum kearahku.

"Oh, hai Ayah." Jawabku sambil tersenyum pula.

"Bagaimana kabar half vampire itu?" Tanya Ayah kepadaku.

"Dia baik-baik saja, Ayah. Tapi, aku rasa dia benar-benar ingin pulang.." Ucapku sambil menunduk.

"Ya, tentu saja dia ingin pulang. Dia hanya belum terbiasa saja, nanti juga dia akan mulai suka disini." Ucap Ayah menenangkanku. "Dan, 2 hari kedepan kita akan pergi ke Kerajaan Blanchard untuk pesta dansa." Lanjut Ayah.

'Huh! Kerajaan Blanchard lagi, kerajaan si Richard sialan itu!!' Pikirku dengan kesal.

"Haruskah kita membawa Bella?" Tanyaku kepada Ayahku.

"Hm, mungkin lebih baik kita membawanya. Dan juga pesta kali ini adalah pesta topeng." Jawab Ayah yang kembali tersenyum kearahku.

"Baik Ayah." Jawabku juga dengan senyuman.

"Kalau begitu, Ayah pergi dulu." Ucap Ayahku sambil menepuk pundakku kemudian berjalan dengan arah yang berlawanan denganku.

***

Richard's POV

"Jadi.." Ucap mama tiba-tiba dengan nada menggoda.

"Ada apa ma?" Tanyaku dengan bingung.

"Bagaimana kabar wanita yang memiliki ikatan batin itu?" Senyum Mama semakin mengembang ketika mengatakan hal itu.

"Mama.. Aku kira ada apa." Ucapku dengan cemberut.

"Jadi?" Tanya Mama kembali.

"Aku tidak tahu, Ma. Selama 2 hari ini dia tidak datang ke sekolah." Ucapku dengan dingin, tetapi sebenarnya aku sedikit cemas dengan Bella.

"Hm.. Sebaik-" ucapan mama terpotong ketika tiba-tiba seorang pelayan masuk dan memberi hormat kepada kami berdua.

"Maaf mengganggu Yang Mulia, Raja memanggil anda." Ucapnya sambil kembali membungkuk hormat.

"Baik, Mama pergi dulu Richard, nanti papamu marah." Ucap Mama sambil tersenyum kearahku, kemudian ia pun mengikuti pelayan tersebut keluar dari kamar Mama.

'Dimana kamu Bella? Apa kau baik-baik saja?' Batinku dengan cemas.

Bella's POV

Tak terasa ini sudah hari ke-4 aku berada di istana ini. Ternyata ini tak seburuk yang aku perkirakan. Aku bisa bercerita dengan Jacob dan David yang ternyata seru. Aku bahkan juga sudah pernah bertemu dengan Ratu dan Raja dari Kerajaan ini, Ratu Emily Brown dan Raja Ethan Barnave. Ternyata mereka tak semengerikan raja dan ratu vampire di novel-novel yang aku baca.

Tiba-tiba, pintu kamar terbuka dan menampilkan sosok David yang sedang memakai kaos hitam kasual dengan celana puntung.

"Pagi, Bella." Sapanya sambil tersenyum kearahku.

"Pagi juga, Dav. Bisakah kau berhenti menyapaku setiap hari? Sungguh membosankan.." Ucapku sambil memutar mataku.

"Ya, ya. Baiklah." Ucapnya sedikit terkekeh.
"Tampil cantiklah malam ini, Bella. Kita akan pergi ke pesta topeng." Ucapnya sembari menyeringai aneh.

"Hm? Pesta topeng? Dimana? Mengapa kau mengeringai aneh begitu?" Tanyaku bertubi-tubi.

"Whoa.. Slow Bella." Ucapnya sedikit tertawa.
"Ya, pesta topeng. Di Kerajaan Blanchard, yaitu Kerajaan Richard. Kemudian, aku ingin memperingatkanmu agar tidak memilih sembarang orang disana untuk diajak berdansa, karena.." Ucapnya dengan seringaian anehnya itu lagi.

"Kenapa?" Tanyaku penasaran.

"Tentunya Kak Jacob akan benar-benar marah." Ucapnya sambil tertawa.

Pipiku sedikit memerah mendengar itu. Aku tak menyangka Jacob akan marah dengan hal sesepele itu.

"Jam berapa pestanya?" Tanyaku lagi.

"Jam 6 sekitar 3 jam lagi dari sekarang." Jawabnya sambil melirik jam dinding di kamarku.

"Oh.. Eh tunggu! Aku baru sadar.. Kau tadi menyebutkan Kerajaan Richard?" Tanyaku dengan sedikit terkejut.

"Ya, saingan kakak ku itu." Jawabnya dengan cengiran di wajahnya.

"Saingan?" Tanyaku dengan bingung.

"Huft! Kau tak peka sekali Bella. Tentu saja, dia juga menyukaimu bukan?" Jawabnya dengan sedikit menghela nafas kesal.

"A-apa..?" Jawabku sedikit tergagap.
"Bagaimana kau tahu?" Tanyaku sambil menatap kearahnya.

"Ya, entahlah perasaanku saja. Apa kau tak sadar kalau aku juga menyukaimu?" Tanya nya lagi kepadaku dengan datar.

🎀🎀

I am a Vampire?Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang