Hari yang ditunggu sudah tiba. Tepat pada hari ini Zyan dan Vani akan melangsungkan pernikahan. Bahagia adalah satu kata yang mampu nengungkapkan segalanya. itu lah yang mereka rasakan sekarang.
Vani terlihat cantik dengan sebuah gaun yang didesain oleh salah satu perancang ternama di indonesia gaun tersebut memang simpel tetapi sangat anggun saat digunakan. Vani sedang dirias di salah satu ruangan.
"anak bunda cantik banget sih"
Ucap Rani pada Vani yang sedang dirias.
"dari dulu memang cantik kali bun"
jawab Vani.
"Bunda gk nyangka kalau kamu udah mau nikah aja, badahal baru kemarin rasannya kamu gede ehh udah mau nikah. Bunda minta kamu jadi istri yang baik yah buat Zyan, nurut perkataan suami, jangan main terus karna nanti status kamu udah beda sayang.. kamu udah jadi istri yang memiliki tanggung jawab besar dan juga memiliki kegiatan sendiri yang harus kamu lakukan gk boleh males malesan, bangunya gk boleh kesiangan kamu harus bisa layanin suami kamu dengan baik yah Van"
Ucap Rani menasehati putrinya itu agar menjadi istri yang baik.
"iyaa Bun, Vani insaallah bakal jadi istri yang baik buat Ka Zyan. dan Vani juga mau minta maaf sama Bunda kalau selama ini Vani banyak salah"
Ucap Vani sambil memeluk Rani
"Bunda juga minta maaf yaa sayang"
Mereka berpelukan sampai ada yang membuka pintu ruangan tersebut. yang ternyata adalah Devan
"Bun acaranya udah mau mulai tuh, Bunda di suruh kesana sama ayah"
Ucap Devan kepada Rani
"iyaa bunda kesana sekarang, Van nanti bunda jemput kamu saat kamu sudah sah menjadi istri Zyan"
Ucap Rani sambil melangkahkan kakinya meninggalkan Vani dan Devan.
"Cieeee adek gue udah mau jadi bini orangggg..."
Ucap Devan meledeki adeknya.
"apaan sih bang. gk jelas banget deh"
"lah kaga jelas gimana..emang benerkan lo udah mau jadi istri orang.. hebat yah lo bisa langkahin gue hahaha, jangan lupa ntar kasih gue ponakan yang ganteng okeh hahahaha"
Tawa Devan menggelegar seisi ruangan tersebut.
Vani yang beru menyadari maksud dari perkataan abangnya itu langsung melemparkan buku yang sedari tadi sedang digunakan oleh Vani untuk kipasan. 'Tepat sasaran yeeaahhh' seru Vani di dalam hati saat lemparannya tepat mengenai wajah sang abang.
"aduhhh.. apaan sih lu dek pake lempar buku segala lagi sakit tau gk"
Kesal Devan kepada Vani.
"siapa suruh bicaranya sembarangan.. udah sana pergi lo bang ganggu aja tau gk!"
Ucap Vani kepada Devan.
"iyaa gue pergi rese tau gk lo"
Ucap Devan sambil melangkahkan kekinya menuju ruang acara.
Beda halnya dengan Zyan sekarang dia sedang dilanda kegugupan karna takut salah mengucapkan Ijab Kobul nanti.
Saat ini Zyan sudah duduk ditempat pelaksanaan ijab kobul. Hendra mengulurkan tangannya untuk Zyan pun mengulurkan tangan nya juga dan memulai mengucapkan ikrar ijab kobul.
"saya trima nikah dan kawinya Stevani Eylis Demian Binti Hendra Demian dengan maskawin tersebut di bayar tunai"
Zyan Mengucapkan Ijab Kobul dengan Satu kali tarikan nafas dan di jawab sah oleh semua orang yang menandakan sekarang Vani adalah istri sah dari seorang Zyan Albert Milliano.
Vani Point Of View
Tok... Tok.. Tok
Pintu terbuka Bunda masuk ke dalam ruang Make Up ku. Bunda langsung menghampiriku dan langung memeluku. apakah aku sudah menjadi istri sekarang, sepertinya iyaa.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Wife [COMPLETED]
Romance#46 IN ROMANCE [24.05.2017] Perjalanan cinta seorang CEO dengan seorang gadis yang baru berusia 17tahun. mereka menikah dengan dasar cinta tapi berbagai macam masalah dari masa lalu mereka muncul saat hidup mereka sudah bahagia, akankah mereka mampu...
![My Little Wife [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/83372483-64-k334369.jpg)