Budayakan Vote sebelum membaca dan komentar setelah membaca!!! AWAS TYPO BERTEBARAN!!!
ΦΦΦ
Vani memasuki apartemen Fadhil dengan air mata yang bercucuran. Sontak Fadhil yang sedang berada di sana kaget dengan keadaan Vani yang seperti itu.
Tanpa komando Vani langsung memeluk Fadhil yang sedanv berdiri di dekat sofa ruang tengah. Vani memeluk Fadhil dengan erat Menumpahkan seluruh tangisannya di dada bidang Fadhil.
"Kenapa?" Tanya Fadhil lembut sambil mengelus punggung Vani.
Sayangnya pertanyaan Fadhil hanya di jawab gelengan kepala oleh Vani yang masih menangis.
"Oke kalau lo gak mau cerita tapi gue mohon sama lo berhenti dong nangisnya" Ucap Fadhil namun Vani tetap saja menangis.
"Baju gue basah Van kena ingus lo jijik tuh ihhh" Fadhil berusaha untuk memghibur Vani dengan cara seperti ini mungkin.
"ihhh lo ma gak tau apa orang lagi sedih" Amuk Vani dengan memukul bahu Fadhil keras.
"Aduhh sakit Van" Gerutu Fadhil sambil memegangi bahunya.
"Bodo" Vani lalu duduk di sofa sambil mengelap ingus dan air matanya.
"Ihhh jorok banget sih, moga aja keponakan gue gak jorok kaya emaknya" Ucap Fadhil saat melihat Vani mengelap ingusnya dengan tangan.
"Bodo" Balas Vani cuek.
"Nih" Fadhil duduk disebelah Vani sambil menyerahkan sesuatu.
"Fadhil lo gak bercanda kan" Tanya Vani kaget akan apa yang diberikan oleh Fadhil.
"Kaga lah beneran" Jawab Fadhil yakin.
" Tapi ini terlalu mahal Dhil, lo banyangin aja Iphone 7 bisa buat gue beliin bakso satu kampung" Ya Fadhil memberikan Iphone 7 kepada Vani.
"Sayangnya gue gak mau banyangin itu" Jawab Fadhil acuh menatap Vani.
"Terserah lah tapi bakal gue ganti oke" Vani mulai membuka Iphone itu. Mengotak atik dan Vani siap menggunakan ponsel baru itu.
"Lo udah makan belum Van?" Tanya Fadhil sambil memperhatikan Vani yang sedang bermain ponsel.
"Belum" Jawab Vani namun tidak melihat Fadhil sama sekali.
"Makan yuk" Ajak Fadhil yang membuat Vani berhenti bermain ponsel.
"Emm boleh, tapi makan diluar ya?" Mohon Vani yang diangguki oleh Fadhil.
Lalu mereka berjalan bersama keluar apartemen untuk mencari makanan. Vani menggengam tangan Fadhil saat berjalan dan Fadhil tidak mempermasalahkan itu bahkan dia sangat senang Vani mau melakukan hal itu dengan nya.
Saat ini mereka sedang dalam perjalanan menuju tempat makan yang telah Vanj tentukan tadi.
"Fadhil stop dulu" Ucap Vani tiba tiba namun Fadhil tetap memberhentikan mobilnya.
"Ada apa sih Van?" Tanya Fadhil kepada Vani.
"Kayanya gue gak jadi laper deh" Jawab Vani lesu sambil menatap Fadhil dengan pandangan yang sulit diartikan.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Wife [COMPLETED]
Romance#46 IN ROMANCE [24.05.2017] Perjalanan cinta seorang CEO dengan seorang gadis yang baru berusia 17tahun. mereka menikah dengan dasar cinta tapi berbagai macam masalah dari masa lalu mereka muncul saat hidup mereka sudah bahagia, akankah mereka mampu...
![My Little Wife [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/83372483-64-k334369.jpg)