🍥🍥🍥
"stop buat debat, aku cape mau tidur! Kalau bisa Kaka pulang!" Ucap Vani sambil menarik selimut hingga menutupi wajahnya dan membalikan badan. Sedangkan Zyan hanya mengacak rambutnya frustasi karna memikirkan bagaimana kelanjutan hubungan nya dengan Vani.
💦💦💦
Vani berusaha sekeras mungkin untuk percaya lagi terhadap Zyan tapi apa lah daya kepercayaan yang dulu sangat lah besar kini sudah mulai pudar karna hal yang tidak diinginkan oleh dia. Jika seandainya saja dulu dia tau bahwa Zyan adalah seseorang yang dicintai oleh saudaranya maka dia tidak akan pernah untuk mencintai Zyan. Dan jika saja seandainya dulu dia tahu bahwa Zyan adalah mantan tunangan dari sepupunya maka dia tidak akan mau untuk menikahi Zyan. Tapi apa lah daya jika semua hanya sebuah kata seandainya dan sekarang semua itu sudah menjadi kenyataan yang sangat terbalik. Dia menikah dengan mantan tunangan sepupunya dan dia sangat mencintai mantan tunangan sepupunya. Sungguh sekarang Vani berada dalam keadaan yang membingungkan.
Vani tidur sambil membelakangi Zyan yang tengan duduk di kursi sebelah ranjang Vani. Sama seperti Vani Zyan juga bingung dengan keadaan yang seperti ini.
Zyan bangun dari duduknya dan mengusap rambut Vani dengan lembut, tidak lupa dengan ciuman di pucuk kepala Vani.
"Maafin Kaka Van, aku memang bukan suami yang baik buat kamu, bukan suami yang sempurna untuk kamu tapi aku akan berusaha buat jadi yang terbaik buat kamu. Dan aku mohon jangan pernah ragukan rasa sayang dan cinta Kaka sama kamu, di saat kamu meragukan rasa cinta dan sayang kaka ke kamu itu rasanya sakit Van. Kaka tau kaka banyak salah sama kamu dan kaka tau kamu udah susah buat maafin kaka. Tapi satu hal yang kaka mohon dari kamu yaitu percaya, udah itu aja yang kaka minta dari kamu. Dan kaka tau kamu denger ucapan kaka jadi tolong Van, kamu percaya sama kaka. Karna dalam suatu hubungan harus di dasari dengan rasa saling kepercayaan. Sekali lagi maaf, maaf dan maaf Van. Kaka sayang dan cinta sama kamu. Love you sweetheart . Selamat istirahat sayang"
Ucap Zyan dan setelah itu mencium kening Vani yang sedang pura pura tertidur. Ya sebenarnya Vani belum tertidur dan tadi Vani dapat mendengar dengan jelas kata kata Zyan. Dan tidak terasa mata Vani memanas ingin mengeluarkan cairan bening. Pintu ruangan tertutup menandakan Zyan keluar. Dan saat itu pula air mata Vani jatuh ya Vani menangis untuk kesekian kalinya karna Zyan.
Sejujurnya Vani sangat merindukan pelukan dan perhatian Zyan terhadap nya, mmerindukan bagaimana possesive nya Zyan terhadap Vani, merindukan sikap otoriter Zyan terhadap Vani, ya dia merindukan semua sifat suaminya. Vani sudah tidak kuat lagi terhadap keadaan ini, Vani cape dia menginginkan kehidupan yang normal dan hidup bahagia bersama suaminya. Vani memikirkan ulang ucapan Zyan tadi ya Zyan benar kepercayaan adalah kunci terbesar dalam sebuah hubungan dan apakah benar bahwa dia sudah meragukam kepercayaan Zyan. Jika itu benar dia bertekad akan memperbaiki itu semua ya dia akan meperbaiki semuanya dia akan berusaha untuk percaya kembali terhadap suaminya karna dia menginginkan kehidupan yang bahagia, tidak peduli ujian yang akan datang kedepannya yang pasti dia akan berusaha untuk percaya.
💦💦💦
Jam menunjukan pukul 20.00 saat ini di ruang Vani ada Samuel, Diandra dan juga Aldo ada juga Orang tua Vani dan Orang tua Zyan namun minus Zyan. Sejak kejadian saat Zyan mengucapkan kata kata itu entah Zyan pergi kemana Vani tidak tau.
Saat ini mereka sedang menggoda Aldo habis habisnya pasalnya Aldo tidak mau menyatakan perasaanya terhadap Diandra. Ya Aldo sudah mencintai Diandra sejak lama namun dia masih belum berani buat menyatakannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Wife [COMPLETED]
Romance#46 IN ROMANCE [24.05.2017] Perjalanan cinta seorang CEO dengan seorang gadis yang baru berusia 17tahun. mereka menikah dengan dasar cinta tapi berbagai macam masalah dari masa lalu mereka muncul saat hidup mereka sudah bahagia, akankah mereka mampu...
![My Little Wife [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/83372483-64-k334369.jpg)