Bagian - 31

54K 1.7K 18
                                        

🍌🍌🍌

"Kaka kangen kamu sayang" Ucap Zyan sambil melepaskan pelukan Vani lalu mengusap pipi Vani, Zyan memjamkan mata hingga tidak sampai hitungan deting bibir Vani dan Zyan pun bersatu dengan perasaan yang bercampur aduk.

🌸🌸🌸

Pagi menjelang mentari pun datang menerobos melewati celah kamar rawat Vani membuat Vani mulai membuka matanya karna cahaya. Perlahan Vani membuka matanya dan pandangan yang pertama kali dilihatnya adalah wajah suaminya yang tadi malam ia suruh ridur berdua di ranjang rumah sakit.

Vani terus melihat indahnya ciptaan tuhan yang begitu sempurna. Vani menyentuh rambutnya Zyan turun ke mata yang selalu memberikan tatapan tajam, turun ke hidung yang selalu mencium aroma rambut miliknya, turun ke bibir yang selalu memberikan ucapan dingin, memberikan kata kata romantis dan memberikan kenikmatan.

Saat Vani sedang asik memperhatikan wajah Zyan. Mata Zyan terbuka dan membuat Vani tersipu malu karna ketahuan sedang memperhatikan wajah Zyan.

"Aku tau aku ganteng sayang" Ucap Zyan sambil memeluk erat tubuh Vani.

"Kepedaan banget sih" Cibir Vani.

"Emang benerkan kalau aku ganteng?" Ucap Zyan dengan percaya diri nya.

"iya lah terserah Kaka aja, udah sekarang Kaka bangun bentar lagi dokter masuk nih. Masa iya dokter liat kita lagi pelukan kaya ginu" Ucap Vani sambil mencoba melepaskan pelukan Zyan yang erat.

"Iya iya, makasih ya yang udah mau maafin Kaka" Ucap Zyan tulus sambil mencium kening Vani lama.

"iya sama sama, maaf juga udah gak percaya sama Kaka" Ucap Vani tulus.

Zyan akhirnya melepasnya pelukannya terhadap Vani dan bergegas pergi ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Sementara Zyan membersihkan diri dokter yang memeriksa keadaan Vani pun datang untuk mengecek kesehatan Vani.

Zyan keluar dari kamar mandi dengan keadaan yang segar.

"Tadi dokter udah ke sini ka" Ucap Vani memberitahu Zyan. Zyan berjalan ke arah Vani dengan rambut yang masih basah dan Zyan sekarang menggunakan baju polos warna putih dan celana pendek selutut miliknya.

"Trus dokter nya bilang apa?" Tanya Zyan sambil mengelus lembut rambut Vani.

"emmm.. Aku ada kabar gembira ka" ya dokter tadi memberitahu bahwa Vani hari ini sudah di perbolehkan pulang karna memang kesehatan nya sudah membaik.

"Apa?" Tanya Zyan dengan bingung.

"aku udah boleh pulang hari ini" Ucap Vani dengan senyum gembira.

"Ya udah aku sekarang Kaka beres beres dulu baju kamu" Ucap diakhiri dengan mencium kening Vani.

"Iya"

Zyan pun membereskan baju baju Vani setelah itu Zyan pergi untuk mengurusi administrasi rumah sakit Vani.

Saat Zyan akan kembali ke kamar rawat Vani. Zyan mendapatkan telfon dari Daddy nya.

"Assalamualaikum Dad"

"Waalaikumsallam Yan"

"Ada apa Daddy telfon?"

My Little Wife [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang