🍉🍉🍉
"okeh, makasih hubby" Ucap Vani dan diakhiri dengan mengecup bibir Zyan sekilas lalu pergi berlari meninggalkan Zyan.
"Dasar gadis nakal" Gumam Zyan sambil tersenyum sendiri. Ada perasaan senang di hati Zyan karna akhirnya dia bisa memperbaiki hubungannya dengan Vani. Itulah yang Zyan syukuri untuk saat ini.
🍍🍍🍍
Sore ini Vani menagih janjinya kepada Zyan untuk pergi ke mall padahal yang Zyan harapkan istrinya itu lupa akan keinginannya untuk pergi ke mall. Sungguh Zyan tidak habis pikir dengan istrinya baru saja tadi sianh keluar dari rumah sakit sekarang malah meminta untuk pergi ke mall sebenarnya dia sangat tidak mengizinkan tapi ya mau bagaimana lagi sikap istrinya itu yang tidak menguatkan karna keras kepalanya.
"Ka Zyan ayo katanya mau ke mall" Ucap Vani saat baru saja masuk ke dalam ruangan kerja Zyan.
"Bentar yang tanggung" Jawab Zyan seenaknya sambil terus melanjutkan pekerjaannya.
"Lima menit lagi ya?" Ucap Vani sambil duduk di sofa yang ada di ruang kerja suaminya.
"hmmm" Ucapan Vani hanya di jawab gumaman oleh Zyan dan terus bekerja. Sebenarnya Zyan sengaja bekerja supanya Vani tidak jadi pergi ke mall.
Lima menit berlalu tetapi Zyan masih terus sibuk ahh bukan lebih tepatnya menyibukan diri. Sedangkan Vani sudah sangat kesal dengan Zyan.
"Ka ayo dong ini udah lima menit lewat" Gerutu Vani.
"Iya bentar" Jawab Zyan masih fokus dengan pekerjaannya.
"bentar bentar mulu dari tadi" Gerutu Vani sambil melipat tangannya ke depan dadanya.
"Sebentar lagi yang nanggung banget ini" Ucap Zyan.
"Gk usah alesan lagi lah Ka, kalau emang gk mau nganterin ya udah aku pergi sendiri juga bisa!" Ucap Vani yang sudah mulai marah sambil beranjak pergi.
"Duduk Vani!" Ucap Zyan dingin dan tegas sambil terus bekerja.
"Ngapain duduk mau nunggu sampe kapan lagi, sampe aku lumutan iya?!" Balas Vani dengan sengit.
"Keras kepala dasar, Kaka bilang duduk tunggu Kaka kalau kamu gk sabar kita gk akan pergi" Ucap Zyan masih datar. Namun memang dasarnya Vani keras kepala jadi dia tetap berdiri malah Vani melangkah untuk membuka pintu.
Brakk----
"Kaka bilang duduk tunggu Kaka atau kita gk pergi sama sekai!" Marah Zyan dengan nada yang naik satu oktaf. Zyan marah karna Vani yang susah di beri tahu jelas sekali bahwa istrinya itu masih pucat pasi dan kepalanya masih diperban lebih parahnya istrinya itu baru pulang dari RS tadi siang ingat itu tadi siang.
"Buat apa Kaka itu kebanyakan alesan, aku tau kaka cuma menyibukan diri dengan pekerjaan kaka bukanya sibuk" Jawab Vani tanpa rasa takut sedikit pun bukan tanpa namun Vani berusaha meutupi rasa takutnya saja.
"Iya Kaka cuma menyibukan diri. Apa kamu gk lihat diri kamu sendiri. Lihat muka kamu pucat kepala kamu di perban, apa aku tega biarin kamu berkeliaran ke mall dengan keadaan yang seperti itu. Aku gk bodoh buat nglakuin itu. Ok kamu gk mau duduk disini sekarang masuk ke kamar dan tidur." Ucap Zyan panjang dengan tegas dan dengan nada yang dingin pula. Sedangkan Vani sudah mulai kesal dengan suaminya dan lihat mata Vani sudah mulai berkaca kaca. Sungguh sekarang Vani pikir dia sudah sangat sehat karna dia tidak merasakan sakit apapun.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Wife [COMPLETED]
Romance#46 IN ROMANCE [24.05.2017] Perjalanan cinta seorang CEO dengan seorang gadis yang baru berusia 17tahun. mereka menikah dengan dasar cinta tapi berbagai macam masalah dari masa lalu mereka muncul saat hidup mereka sudah bahagia, akankah mereka mampu...
![My Little Wife [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/83372483-64-k334369.jpg)