Budayakan Vote sebelum membaca dan komentar setelah membaca!!! Awas TYPO BERTEBARAN!!!
💃💃💃
Jam di dinding menunjukan pukul 04.00 tetapi seseorang sudah terbangun dari tidurnya dan yang sedang ia lakukan sekarang adalah membuka laptop nya dan membuka email yang tadi malam sekretaris nya kirimkan. Zyan mulai mengecek laporan keuangan yang ia trima tadi malam namun belum sempat ia lihat karna satu dan lain hal. Laporan ini sangat penting bagi Zyan yang notaben nya seorang CEO sekaligus pemilik perusahaan. Zyan harus membanding beberapa hal namun ia lupa mambawa berkas berkas yang akan ia bandingkan sedangkan laporan keuangan tersebut harus ia laporkan kepada pemegang saham pagi ini.
"Yang bangun sayang" Zyan mencium kening Vani dan mengguncang bahu Vani pelan.
"Eghhhh" Lenguh Vani dan mulai membuka mata sedikit demi sedikit.
"Hey bangun dulu sayang" Gugah Zyan kembali tepat di kuping Vani.
"Kita pulang sekarang ya" Tambah Zyan dan membuat Vani langsung membuka matanya.
Vani menghadapkan diri ke Zyan dan menatap Zyan dengan mata yang masih mengantuk.
"Ngapain sih Bee?" Ucap Vani dengan sara khas orang bangun tidur.
"Aku ada kerjaan penting yang, buat meeting pagi ini" Ucap Zyan membantu Vani untuk duduk.
"Sendiri aja ya?" Pinta Vani karna sungguh dia enggan untuk bangkit dari tempat tidur.
"Ayo lah yang, pulang ya?" Zyan tetap meminta Vani ikut dengannya pulang.
"Ya udah tapi gendong ke mobilnya" Ucap Vani manja dengan memeluk Zyan dari samping.
"Okeh, nanti dulu Kaka shut down leptop ya" Zyan bangkit dan mematikan laptopnya lalu berjalan ke arah Vani dengan menenteng laptop miliknya.
"Ayoo" Zyan membungkukan diri lalu Vani naik ke punggung Zyan dan melingkarkan kakinya di perut Zyan.
"Seberapa penting sih kerjaan Kaka? Sampe harus pulang jam segini" Tanya Vani saat mereka sedang berjalan menuruni tangga.
"Kaka tuh harus menge-cek laporan keuangan tahun sebelumnya sama yang sekarang juga Kaka harus memeriksa berkas berkas yang lain buat meeting pemegang saham pagi ini" Jawab Zyan yanh dibalas anggukan kepala dan Vani menelusupkan wajahnya ke ceruk leher Zyan.
"Gak usah pamitan ya Yang, lagian jam segini masih pada tidur" Ucap Zyan yang diangguki oleh Vani.
Zyan menurunkan Vani saat mereka sudah berada di samping mobil Zyan. Memasuki mobil dan menjalankan nya.
Hening itulah yang tercipta saat mereka berada dalam perjalanan pulang. Zyan yang fokus menyetir dan Vani yang sudah mulai memejamkan matanya kembali. Zyan melirik ke arah Vani dan mengulurkan tangannya dan mengelus rambut Vani dengan sayang.
Zyan kadang berfikir betapa beruntungnya dirinya mendapatkan istri yang sungguh luar biasa baginya. Zyan suka semua yang berada di diri Vani. Zyan suka dimana istrinya sedang manja dengannya, Zyan suka saat istrinya marah terhadapnya dan masih banyak hal lain yang tidak bisa Zyan ungkapkan.
Tidak terasa mobil mereka sudah memasuki pekarangan rumah mereka. Zyan turun dari dalam mobil untuk membuka pintu gerbang, Sebenarnya ada Pak Hedi yang bisa membatu Zyan namun dia tidak mau merepotkan orang yang sedang tidur.
Mobil Zyan sudah terparkir indah di garasi. Melihat istrinya yang tertidur pulas akhirnya Zyan membopong Vani ala Bridal style. Zyan membopong Vani menuju kamarnya, setiba di kamar Zyan langsung merebahkan Vani dengan hati hati agar tidak menggangu tidur Vani.
KAMU SEDANG MEMBACA
My Little Wife [COMPLETED]
Romance#46 IN ROMANCE [24.05.2017] Perjalanan cinta seorang CEO dengan seorang gadis yang baru berusia 17tahun. mereka menikah dengan dasar cinta tapi berbagai macam masalah dari masa lalu mereka muncul saat hidup mereka sudah bahagia, akankah mereka mampu...
![My Little Wife [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/83372483-64-k334369.jpg)