Bagian - 26

55.5K 1.7K 43
                                        

Vani segera di bawa ke Rumah Sakit terdekat oleh Zyan. Sakit, Kecewa, dan Bersalah mungkin itu yang sedang di rasakan oleh Zyan.  Sakit melihat orang yang sangat di cintainya terbaring lemah di atas ranjang yang berada di ruang ICU. Kecewa atas dirinya yang tidak bisa menjaga istrinya. Dan bersalah karna dia dengan begitu cerobohnya menelfon istrinya, andai saja dia tidak menelfon mungkin saja istrinya tidak akan terbaring lemah di sana. Tapi menyalahkan diri sendiri bukan lah cara yang tepat untuk saat ini.  Berdoa meminta agar sang kholik memberikan kesempatan untuknya agar bisa menikmati waktu yang lebih lama dengan istrinya.

Zyan terus saja mondar mandir di depan pintu ruangan ICU.  Mulut Zyan terus merapalkan doa untuk Vani. Dari lorong Rumah Sakit terlihat dua pasang suami istri yang sedang berlari menuju tempat Zyan berdiri.  Mereka adalah orang tua Vani dan juga Zyan.  Rani selaku Bunda Vani langsung menangis ketika sampai di depan ruang icu dan Hendra pun berusaha untuk menenangkan istrinya. Zyan langsung memeluk Mommy-nya saat Bela berusaha menenangkan anaknya itu.  Bela merasakan bahunya basah karna air mata ya di keluarkan oleh Zyan.  Ya Zyan menangis seorang yang biasa bersikap dingin kini menangis karna seorang wanita yang sudah membuat dia bertekuk lutut. Bela pun kaget saat melihat Zyan menangis karna dia jarang sekali melihat Zyan menangis  bahkan saat Zyan mengalami masalah terbesar pun dia tidak pernah terlihat seperti ini.  Bela menepuk nepuk bahu Zyan berusaha menenangkan.

"Kamu yang sabar ya Vani pasti baik baik aja, percaya sama mommy Vani gk bakal kenapa napa. Dia gadis yang kuat Zyan ingat itu" Ucap Bela masih sambil menepuk nepuk bahu Zyan.

"Zyan takut Mom" Ucap Zyan lirih yang mungkin hanya bisa di dengar oleh Bela saja. Ya Zyan takut bila nanti akan ada kenyataan  pahit yang menimpanya.

"Hey! kamu gk boleh pesimis kaya gitu dong. Dengerin Mommy dia pasti baik baik saja karna dia tau masih banyak orang orang yang sayang sama dia yang lagi nunggu dia, dan kalau kamu nangis dan pesimis kaya gini itu gk ada gunanya sekarang yang harus kamu lakukan adalah berdoa berdoa dan berdoa bukannya nangis kaya gini" Ucap Bela sambil melepaskan pelukannya dan menghapus air mata anaknya.  Sungguh Bela merasa terharu karna ia bisa melihat begitu cintanya anaknya terhadap menantunya itu, Sungguh Bela merasa bersyukur karna anaknya mendapatkan jodoh yang baik dan dia tidak menyesal karna dulu dia menjodohkan mereka berdua.

"udah sekarang kamu tenang duduk dulu oke" Perintah Bela sambil menuntun Zyan untuk duduk.

Cklek..

Pintu ruang ICU terbuka dan terlihat seorang Dokter keluar  dari ruangan tersebut sontak membuat Zyan dan para orang tua berdiri. Zyan langsung menghampiri Dokter tersebut.

"Dok gimana keadaan istri saya dok,  dia baik baik aja kan.  Gk ada yang parah kan dok.  Dok jawab dok! " Zyan membrondong Dokter tersebut dengan berbagai macam pertanyaan.

"Bapak tenang dulu ya,  begini saya akan jelaskan keadaan istri bapak.  Istri bapak mungkin mengalami benturan yang cukup keras dan itu menyebabkan istri bapak banyak mengeluarkan darah di otaknya untung saja RS masih banyak menyimpan cadangan darah sehingga istri bapak masih bisa di tangani, Dan sekarang kita tinggal tunggu saja istri bapak sadar dan nanti kami akan pindahkan istri bapak ke ruang rawat inap." Ucap Dokter itu memberi penjelasan kepada Zyan dan keluarga.

"oh iya dok terimakasih, tapi dok apa boleh saya jenguk istri saya? "Ucap Zyan kepada dokter tersebut. Perasaan Zyan saat ini sedikit lega karna Vani tidak kenapa napa.

"maaf istri bapak belum bisa di jenguk, kalau bapak ingin melihat keadaannya nanti saja setelah di pindah ke ruang inap" Zyan sedikit kecewa atas jawaban dokter tersebut.

Dokter yang bername tag Reza pun meniggalkan Zyan dan Keluarga. Zyan dan Keluarga pun sangat bersyukur bahwa orang yang di sayangi mereka tidak kenapa napa.

🎉🎉🎉

Terlihat seorang wanita yang sedang memarahi anak buahnya.  Mungkin karna mereka gagal menjalankan perintah wanita itu,  Bukan gagal tapi karna wanita itu belum puas akan apa yang diinginkan.

"SEHARUSNYA KALIAN BIKIN DIA MATI LANGSUNG DI TEMPAT. AKHHHH BODOH KALIAN!! " Teriak Tania. ya wanita itu adalah Tania Kaka Sepupu dari Stevani Eylis Demian.  Dan Tania lah yang sudah merencanakan pembunuhan Vani. Alasan? Alasan Tania melakukan itu adalah Zyan ya dia tidak rela akan kebahagian yang di dapat oleh Zyan dan Vani. Dia berfikir bahwa yang seharusnya ada di posisi Vani srkarang adalah dia bukan Vani.

"Baiklah kita akan melaksanakan rencana kedua" Ucap Tania diselingi oleh senyuman liciknya.

🎊🎊🎊

Sekarang Zyan sedang berada di ruang rawat Vani sendirian karna para orang tua sudah berpamitan pulang saat mengetahui anaknya dalam keadaan baik baik saja . Zyan terus berada di samping Vani dan dia terus menggenggam tangan Vani.

Ceklek...

Pintu kamar rawat terbuka dan terlihatlah Tania yang sedang memasuki kamar rawat Vani. Dan sontak membuat Zyan langsung menengok ke belakang Tania langsung mendekati Zyan dan Vani.

"Vani gk papa kan Yan? " Tanya Tania dengan muka sedih yang dibuat buat.

"gk papa" Jawab Zyan ketus tanpa melihat ke arah Tania.

"Kamu yang sabar ya Yan" Ucap Tania sambil memegang bahu Zyan sontak Zyan langsung menghempaskan tangan Tania dengan tangannya.

"hmm, gk usah sok perhatian deh lo. Mending sekarang lo pergi dari sini! Muak gw liat muka lo! " Ucap Zyan sinis terhadap Tania namun di tanggapi oleh Tania hanya dengan senyuman saja.

"Kamu kenapa sih beb,  aku tau kok kamu masih cinta sama aku ya kan? " Tanya Tania sambil bergelayut manja di tubuh Zyan dengan cara mengalungkan tangannya di leher Zyan.

"TANIA GW BILANG PERGI GK!" Ucap Zyan tegas kepada Tania. Namun itu tidak dihiraukan oleh tania.

"Gk sayang" Ucap Tania sambil menarik dagu Zyan supaya menghadap kepadanya dan tanpa di duga Tania mencium Zyan sontak membuat Zyan kaget dan mencoba melepaskan namun Tania malah semakin memperdalam ciuman tersebut sampai ada suara yang menginstrupisi mereka.

"Ka Zyan"

🎉🎉🎉

Chaaaaaa Update lagi sama cerita gk jelas huhuuu..
Ohya HAPPY NEW YEAR guys..

Semoga di tahun ini menjadi tahun yang baik untuk kalian semua aminn 🙏🙏

Selamat membaca guys...

My Little Wife [COMPLETED]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang