•23• perform

1.9K 77 2
                                        

Abrar
Ntar malem gue jemput?

Segera Nana mengetikan balasan untuk Abrar setelah melihat pesan darinya.

Nada
Dengan senang hati😊

Lalu Nana memasukan handphonenya ke dalam saku dan mendongak kembali, melihat Alvaro dan Ratu yang sedang berbincang-bincang sambil sesekali terlihat tertawa. Sudah 10 menit Nana melihat adegan itu, dan berharap cepat berakhir, bukannya apa, Tadi Alvaro bilang Nana harus cepat-cepat keluar karena ia ada pertemuan dengan klub basketnya, dan setelah buru-buru keluar kelas yang Nana dapati adalah, ah entahlah.

Bukan, Alvaro bukan tidak melihat kedatangannya sehingga mengira Nana masih didalam dan belum datang, karena tadi jelas-jelas Alvaro menatap lurus ke arahnya selama 3 detik, jadi sekarang apalagi yang ia tunggu? Oh iya, masih ada Ratu.

Lalu Nana mengambil handphone lagi, melihat apakah Abrar membalas pesannya atau tidak, dan jawabannya adalah tidak. Tangan Nana mengetikan pesan untuk Abrar

Nana
Brar lo uda pulang?

Abrar
Belum, kenapa? Mau nebeng?

Nana
Kau selalu mengerti😁

Abrar
Jijik Nad! Lo dimana?

Nada
Parkirannya kelas 12

Abrar
Gue udah diluar, lo aja yang kesini

Bukanya tega, tapi karena nggak memungkinkan buat Abrar untuk masuk ke sekolah yang otomatis ia melawan arus para siswa lalin yang mengarah ke luar sekolah yang masih sangat padat.

Nada
Ok. Wait.

Segera Nana berjalan menuju luar sekolah, sekilas ia melihat Alvaro yang masih sibuk berbicara dengan Ratu, tapi Alvaro meraih helm dan mengenakannya. Mungkin mereka mau pulang bareng. Pikir Nana.

Namun tak lama tiba-tiba suara orang itu memasuki rongga telinganya

"Mau kemana lo?" Tanya Alvaro sambil memelankan laju motor nya

"Ya pulang lah! Kemana lagi!"

"Jalan kaki?"

Nana menghentikan langkahnya, memutar tubuhnya menatap Alvaro sengit

"Ngana pikir aja!, gue mana tau jalan ke rumah!" Kata Nana ber api-api

"Trus?" Tanya Abrar yang juga ikut berhenti tapi masih mengenakan helm nya.

"Bareng Abrar" jawab Nana datar

"Nggak! Naik!" Perintah Alvaro tajam

"Gue udah terlanjur janjian sama dia"

"Lo pikir lo ngga janjian sama gue?"

"Ya siapa suruh lo lama banget"
Alvaro terdiam sesaat

"Naik!" Perintahnya kemudian tapi agak kalem.

Ragu-ragu Nana menaiki motor Alvaro dan segera memberi tahu Abrar melalui aplikasi WhatsApp

Nana
Brar sori bgt gue gajadi pulang bareng lo, sori uda ngebuat lo nunggu

Abrar
Gue gabakal bosen ko nungguin lo😆

Abrar selesai mengetikan balasan tepat saat motor Alvaro lewat didepannya. Ia tersenyum kecut, mengurungkan niatnya untuk menekan tombol send dan menghapus pesan balasan untuk Nana.

Cinta PertamaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang