Goresan pena dibawah hujan
Secangkir kopi, dentingan jam
Kuadukan aksaraku yang menyangkut kenangan
Pada semesta, dan juga malam
Semesta, dengarlah aksaraku
Menyayat, membuka luka
Dan hujan, ku laungkan tangisku
Biar luruh banyaknya enigma
Puisiku masih perihal rindu
Tak berbalas, tak dapat di klandestin
Dan ku harap semesta tahu
Agar lenyap segala ingatan
Teruntuk semesta, mengertilah
Tarik aku dari ruang rindu
Karena aku pun telah lelah
Menulis aksara yang penuh bayangan masa lalu.
21-03-2017
Selamat hari puisi sedunia! 🙌🙌
KAMU SEDANG MEMBACA
Kulminasi Rasa
Poetry(Complete) Dan pada kesempatan sisa-sisa hujan terakhir di bulan September aku meminta, berdoa, sekiranya mampukah semesta barangkali sekali saja mendengar laungan doa-doa panjangku. Yang berisi tentang kamu, rangkaian doa yang masih memintamu untuk...
