Dasar Teruna tidak tahu diri
Di beri hati meminta jantung
Kusayangi kau sepenuh hati
Kau tertawai aku yang terkatung-katungDasar kau Teruna tidak punya hati
Seringkali aku menggubris luka
Namun sayangnya perasaanmu telah mati
Sungguh kau tak pantas dicintaDasar kau Teruna penebar dusta
Dan bodohnya aku terbungkam janji manismu
Sama seperti dua - tiga gadis disana
Yang telah jatuh pada omongan busukmuEnyahlah kau sejauh mungkin
Bawalah sisa cinta dan selusin benci
Kan ku timbun segala fragmen kenangan
Agar kau jauh dari intuisiKetahuilah, dara ini telah menjelma nestapa
Harapku hanya tak ingin kau kembali
Bersama hal manis berbau cinta
Yang bisa membuatku jatuh lagiDara ini telah lelah, silahkan pergi
Karma menunggumu di ujung jalan
Bersamaan penyesalan yang mendistorsi
Pergilah, pergi jauh bersama angan26-09-2017

KAMU SEDANG MEMBACA
Kulminasi Rasa
Poetry(Complete) Dan pada kesempatan sisa-sisa hujan terakhir di bulan September aku meminta, berdoa, sekiranya mampukah semesta barangkali sekali saja mendengar laungan doa-doa panjangku. Yang berisi tentang kamu, rangkaian doa yang masih memintamu untuk...